RADAR JOGJA – Bantuan bagi warga yang terdampak pandemi virus korona (Covid-19) terus digulirkan. Mereka yang memiliki usaha dan selama ini belum menerima bantuan apapun bakal dibantu melalui program Jaring Pengaman Ekonomi (JPE) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo.

Rencananya JPE diberikan kepada maksimal tiga ribu penerima. “Yang kami tahu, bentuk bantuan berupa uang. Untuk kisaran besarannya, saya kok kurang paham,” jelas Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (KUKMP) Purworejo Sri Wahjuningsih kemarin (24/6).

Wahjuningsih menyatakan, calon penerima bantuan adalah para pelaku usaha. Khususnya, pedagang kecil yang berusaha di pasar maupun di rumah.
Khusus pedagang pasar, KUKMP sudah mengumpulkan seluruh kepala pasar untuk menindaklanjuti hal tersebut.

“Kepala pasar sudah dikumpulkan. Mereka diberikan sosialisasi tentang JPE kepada para pedagang kecil itu,” ungkap Wahjuningsih.

Saat ini dinas KUKMP masih melakukan serangkaian verifikasi terhadap data yang ada. Data itu digunakan untuk menentukan siapa yang berhak mendapatkan bantuan.

“Kita bertugas melakukan verifikasi terhadap data yang ada. Kita melakukan pencermatan. Jangan sampai ada satu orang menerima dobel bantuan,” ungkapnya.

Wahjuningsih menyatakan, pencermatan data melibatkan pendamping ekonomi di setiap kecamatan. Pencermatan dinilai relatif berat karena harus memastikan tidak terjadi dobel penerima.

“Selama Covid-19 ini kan banyak bantuan yang diberikan. Menjadi gerbong terakhir untuk mereka yang mendapatkan bantuan juga harus sangat cermat,” imbuhunya.

Dalam pelaksanaan proram ini, dinas KUKMP hanya menyajikan data. ”Jadi, selesai melakukan pencermatan dan bisa menyajikan siapa yang menerima selanjutnya, kita serahkan datanya ke pemkab,” tambahnya. (udi/amd)

Purworejo