RADAR JOGJA – Sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Purworejo sudah bisa dikunjungi masyarakat saat pandemi virus korona (Covid-19) saat ini. Destinasi wisata tersebut merupakan wisata desa maupun desa wisata.

Ada sekitar  41 destinasi wisata desa maupun desa wisata di Kabupaten Purworejo. Sekitar 75 persennya siap menerima kunjungan wisatawan. Destinasi wisata tersebut tidak dikelola langsung oleh Pemkab Purworejo.

“Semuanya sudah siap dikunjungi. Semua menerapkan protkol kesehatan,” kata Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas Dinparbud Purworejo Dyah Woro Setyaningsih Selasa (16/6).

Woro mengakui ada beberapa destinasi unggulan. Di antaranya, Hutan Pinus Kalilo, Curug Siklotok, Puncak Sigendol, Curug Gunung Putri, Pamriyan, dan Bukit Besek. Destinasi wisata tersebut langsung dikunjungi wisatawan akhir pekan lalu setelah Pemkab Purworejo menyatakan masa tanggap darurat Covid-19 di Purworejo berakhir.

“Kami dikabari dari para pengelola kalau libur Sabtu-Minggu kemarin, sudah ada kunjungan dari masyarakat,” imbuh Woro.

Menurutnya, pihaknya sempat mengunjungi desa-desa yang memiliki destinasi wisata selama masa tanggap darurat lalu. Kunjungan itu dilakukan untuk melihat perkembangan objek yang ada.

“Kenapa kami turun? Kami merasa saat diterapkan masa tanggap darurat itu, tempat wisatanya diabaikan. Dan, ternyata memang benar,” jelas Woro.

Para pengelola ojek wisata lebih banyak konsentrasi di posko-posko Covid-19. Sementara objek wisata yang ada pun dibiarkan.

“Kami ingatkan, kalau pascamasa tanggap darurat, masyarakat umum itu akan segera melakukan kunjungan ke tempat wisata. Makanya, saat saya datang ke desa, saya minta agar tempat wisatanya juga diperhatikan,” tuturnya.

Selain membersihkan objek wisata, Woro juga mendorong pengelola untuk mengaktifkan lagi media sosial. Langkah ini penting untuk menunjukkan kepada publik jika objek wisata sudah siap dikunjungi dan menerapkan protokol kesehatan yang ada.

Selain desa wisata dan wisata, destinasi digital di Purworejo juga mulai aktif. Yakni, Pasar Inis di Desa Brondongrejo, Kecamatan Purwodadi. Destinasi wisata ini buka lagi Minggu lalu (14/6) dan menerapkan protokol kesehatan.

“Secara efektif kami mulai buka Minggu kemarin. Kami berani buka karena kebijakan di Purworejo sudah mulai diterapkan new habits. Jadi, orang sudah ingin segera datang ke tempat-tempat wisata yang ada. Minimal yang terdekat,” tutur Rianto Purnomo, pengelola Pasar Inis.

Menurutnya, protokol kesehatan diberlakukan saat pengunjung tiba di tempat parkir. Di tempat itu, pengunjung diukur suhu tubuhnya. ”Jika suhunya lebih dari 37,5 (derajat Celcius) tidak diperkenankan masuk. Protokol tidak hanya bagi pengunjung, juga pedagang pasar,” imbuh Purnomo. (udi/amd)

Purworejo