RADAR JOGJA – Jalan kabupaten di ruas Lugosobo hingga Gebang yang berada di Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, kondisinya rusak. Jalan beraspal tersebut berlubang yang cukup dalam di sejumlah titik. Usai hujan turun, lubang tersebut penuh air.

Warsono, 53, salah seorang pengguna jalan, mengaku prihatin dengan kondisi jalan tersebut. Menurut warga Desa Gebang, Kecamatan Gebang, tersebut, kerusakan jalan dipicu banyaknya kendaraan berat yang melintas.

“Kalau malam hari atau hujan, itu amat berbahaya. Sering ada yang sampai jatuh-jatuh gitu,” ujar Warsono Selasa (9/6).

Dia menyatakan, kondisi jalan itu relatif labil. Banyaknya kendaraan besar dengan muatan berat menjadikan tingkat kerusakan semakin cepat. “Kendaraan berat yang lewat kan banyak. Ada proyek pembangunan kandang. Selain itu, juga ada kendaraan yang lain juga,” tambah Warsono.

Dia berharap kerusakan jalan tersebut segera dibenahi oleh pihak terkait. “Harapan kami sebagai warga, ya cepat ditangani. Sudah sekitar tiga bulan ini kerusakan terjadi. Jauh sebelum puasa,” katanya.

Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Purworejo Rohman membenarkan adanya keluhan warga tentang kerusakan jalan di ruas Lugosobo hingga Gebang. Dia mengaku sudah melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

“Sebelum puasa lalu, kami di Komisi II DPRD Purworejo sudah melakukan tinjauan lapangan. Kalau rusak seperti ini kan berbahaya juga. Aktivitas ekonomi masyarakat juga sangat terganggu,” tambah Rohman.

Menurutnya, ada beberapa pemicu kerusakan jalan tersebut. Salah satunya yakni lalu lalang kendaraan berat untuk mendukung pembangunan proyek pembuatan kandang.

“Kami sudah meminta DPU PR Purworejo untuk melakukan perbaikan. Tapi, katanya, sedang terkendala adanya wabah Covid-19 ini,” imbuh Rohman. (udi/amd)

Purworejo