RADAR JOGJA – Pemkab Purworejo serius mencegah penyebaran virus korona (Covid-19). Salah satu bukti keseriusan tersebut yakni mewajibkan warga memakai masker. Pemkab bersiap menyusun peraturan bupati (perbup) yang menerapkan denda sebesar Rp 50 ribu bagi warga yang kedapatan tidak bermasker.

Rencana tersebut masih dibahas pemkab dan DPRD Purworejo. “Ya, adanya pengenaan denda itu itu masuk dalam salah satu butir dalam draf perbup yang tengah dilakukan pembahasan,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Purworejo dr Darus Minggu (10/5).

Menurutnya, aturan denda itu dituangkan dalam Peraturan Bupati Purworejo Nomor 27 Tahun 2020 tentang Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 201 9 di Kabupaten Purworejo. Aturan akan digulirkan setelah perbup disahkan oleh bupati.

“Jadi, tujuannya untuk memutus mata rantai persebaran pandemi agar tidak menimbulkan dampak yang lebih besar,” jelas Darus.

Diungkapkan, adanya sanksi denda ini diharapkan membuat efek jera masyarakat sehingga penyebaran Covid-19 dapat segera dihentikan. Aturan itu tidak memberatkan masyarakat seiring banyaknya ketersediaan masker.

“Kami rasa aturan ini tidak akan memberatkan. Apalagi, saat ini masker sudah sangat mudah didapat dan semua masyarakat pasti memiliki,” tambahnya.

Darus menjelaskan, perbup juga mengatur kondisi tertentu yang mengharuskan berkumpul di luar rumah dengan sejumlah ketentuan. Yaitu, berkumpul tidak lebih dari lima orang, jarak antarorang paling sedikit dua meter, dan wajib selalu mengenakan masker selama berkumpul. Selain itu, wajib membersihkan tangan dengan sabun dan air mengalir atau cairan pembersih tangan sebelum dan setelah berkumpul. Warga juga tidak boleh bersentuhan fisik secara langsung.

Sementara itu, kepedulian masyarakat untuk berusaha memutus mata rantai persebaran virus korona semakin kuat. Salah satunya tecermin dari kegiatan Satgas Covid-19 RW 19 Perum Pepabri di Kelurahan Borokulon, Kecamatan Purworejo.

Satgas membagikan masker kepada seluruh warga didampingi. Pembagian masker melibatkan ketua rukun tetangga dan diawasi petugas puskesmas, staf kelurahan, serta pengamanan dari Kodim dan polsek setempat.

Komandan Satgas Covid-19 Perum Pepabri Tri Budiono mengatakan, pembagian masker ini merupakan tindak lanjut instruksi pemerintah yang mewajibkan masyarakat memakai masker setiap hari dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19. Masyarakat diminta mematuhi dan menaati anjuran pemerintah tersebut demi kebaikan bersama.

“Warga yang keluar dan masuk perumahan harus wajib mengenakan masker. Apabila tidak mengenakan masker, mereka dilarang masuk atau yang keluar perumahan diminta untuk mengambil masker terlebih dahulu,” kata Tri Budi. (udi/amd)

Purworejo