RADAR JOGJA – Ulama di Kabupaten Purworejo diajak mendoakan agar wabah virus korona (Covid-19) segera selesai. Ajakan tersebut dilontarkan mengingat di wilayah Kabupaten Purworejo belum menunjukkan adanya tren penurunan sejak diterapkan tanggap darurat beberapa waktu lalu.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti saat melakukan kunjungan ke sejumlah pondok pesantren di Kecamatan Loano dan Kecamatan Bener, Minggu (10/5). Dia menyebutkan, jika ulama punya peran penting dalam upaya mengatasi Covid-19.

“Para alim ulama memiliki peranan penting dalam pembangunan di Kabupaten Purworejo. Utamanya dalam bidang keagamaan melalui pendidikan agama Islam bagi generasi muda dan masyarakat. Maka, saya mohon doa semua alim ulama, semoga situasi yang masih memprihatinkan dikarenakan pandemi ini, akan segera terlepas dari korona,” tutur Yuli.

Menurutnya, Pemkab Purworejo terus berupaya melakukan penanganan untuk memutus mata rantai penyebaran virus korona. Di antaranya, mengambil langkah penanganan yang tepat bagi warga yang masuk daftar orang dalam pantauan (ODP), orang tanpa gangguan (OTG), pasien dalam pengawasan (PDP), maupun warga yang dinyatakan positif.

Pemkab melakukan pemeriksaan rapid test dan swab bagi warga yang langsung berhubungan dengan orang yang terpapar virus korona. Pemkab juga memberikan fasilitas hotel bagi para tenaga kesehatan. Selain itu, pemkab terus melakukan sosialisasi secara menyeluruh.

Keberhasilan upaya pemkab ini, tegas Wabup, harus didukung semua masyarakat. ”Termasuk pada Ramadan ini, dalam melaksanakan salat tarawih, mangga dipun atur jarakipun. Yang penting, tidak mengurangi kekhusyukan dalam beribadah,” paparnya.

Staf Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPKBPPPA) Kabupaten Purworejo Dede Yeni Iswantini menjelaskan, kunjungan ke ponpes telah dilakukan sejak Rabu lalu (6/7). Ada sekitar enam puluh ponpes yang tersebar di berbagai kecamatan telah dikunjungi. Di antaranya, ponpes di Kecamatan Purworejo, Kecamatan Banyuurip, Kecamatan Bayan, Kecamatan Kutoarjo, Kecamatan Butuh, Kecamatan Grabag, Kecamatan Ngombol, Kecamatan Kemiri, Kecamatan Loano, Kecamatan Bener, dan Kecamatan Gebang.

Setiap ponpes diberi bantuan berupa beras. Banyaknya beras disesuaikan dengan jumlah santri. “Kita juga sudah siapkan untuk kunjungan gereja dan lainnya,” kata Dede. (udi/amd)

Purworejo