RADAR JOGJA – Pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-Alun Kutoarjo Kabupaten Purworejo segera direlokasi. Penataan yang ini dilakukan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dinparbud) Purworejo ini ditargetkan terealisasi awal Februari.

Mereka akan dipindah ke shelter kuliner. Lokasinya di sebelah timur alun-alun.

Pemindahan PKL itu dilakukan dengan tujuan agar kegiatan mereka berdagang tidak terganggu aktivitas penataan. Adapun anggaran yang digelontorkan untuk penataan tersebut senilai Rp 6 miliar.

“Akan segera dimulai penataannya. Jadi, pedagang harus segera dipindahkan,” tutur Dinparbud Purworejo Agung Wibowo Minggu (26/1).

Menurutnya, kesiapan penataan Alun-Alun Kutoarjo sudah dilakukan jauh-jauh hari. Dalam tahap awal, Pemkab Purworejo melakukan pembangunan shelter kuliner. Untuk 2020, tempat kuliner itu sudah siap.

Shelter kuliner sudah siap. Jadi, pedagang tinggal menempati. Yang mengurusi mengenai penempatan PKL ada di Dinkop (Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Purworejo),” imbuh Agung.

Rencana relokasi PKL tersebut, lanjut Agung, sejauh ini tidak ada kendala. Menurutnya, rencana ini sudah disosialisasikan sejak beberapa tahun lalu. Bahkan, sejak mulai mempersiapkan dengan pembuatan detail engineering design (DED) dan lainnya. Sosialisasi melibatkan melibatkan tokoh masyarakat.

Menurut Agung, pembangunan Alun-Alun Kutoarjo merupakan bagian dari upaya meningkatkan kunjungan wisatawan pada Tahun Kunjungan Wisata Romansa Purworejo 2020. Selain itu, juga untuk penyiapan pengembangan pariwisata dan seni budaya pada di tahun-tahun berikutnya.

“Adanya yang menarik di Alun-Alun kutoarjo sebagai pusat aktivitas dan sebagainya, kita harapkan akan bisa menarik wisatawan domestik maupun mancanegara,” imbuh Agung.

Rencana penataan ini sudah bisa diterima para pedagang. Salah satunya yakni Arniyah, 47. Dia mengaku sudah mendapatkan sosialisasi terkait pemindahan PKL.

Berdasar informasi yang diperolehnya, awal Februari nanti seluruh pedagang harus menempati shelter kuliner yang disediakan. Dia berharap lokasi baru itu tidak membuat pelanggannya berkurang. (udi/amd)

Purworejo