PURWOREJO – Tidak butuh waktu lama bagi Iman Rohmadi, 21, warga Desa Wero, Ngombol, Purworejo, untuk menguasai kendaraan matic yang bukan miliknya. Modus yang dipakai adalah melepas kabel kontak dan langsung menstater secara manual sepeda motor itu.

“Tidak perlu kunci T segala. Dilepas soket kabelnya sudah bisa,” kata Iman saat dihadapkan kepada wartawan, Kamis (25/5). Tindakan jahat itu sudah berulangkali dilakukan, bahkan meringkuk di penjara pun dilakoni.

Namun, penjara ternyata tidak membuatnya jera. Ia terus mengulangi perbuatannya. Kejadian terakhir yang dilakukan adalah menggasak sepeda motor Honda Beat milik Nimas Ayu Sulistyorini, 23, yang tinggal di rumah kos Kelurahan Pangenrejo, Purworejo, Senin (18/4).

Kendaraan itu hanya dipakainya sendiri untuk mobilitas sehari-hari.  Korban yang langsung melaporkan peristiwa itu kepada polisi, langsung ditindaklanjuti. Butuh satu minggu bagi petugas untuk mengarahkan dugaan terhadap keterlibatan pelaku.

“Kami sudah mendapatkan informasi keberadaan sepeda motor itu. Tapi kami tidak gegabah dan melakukan beberapa prosedur yang dijalani,” ujar Kasatreskrim Polres Purworejo AKP Haryo Seto Liestyawan.

Berhasil menemukan titik terang pelaku dan keberadaannya, petugas langsung melakukan penangkapan. Iman dibekuk Minggu (7/4) saat berada di sebuah hotel di daerah Glagah, Kabupaten Kulonprogo. Saat dilakukan penangkapan, tersangka bersama seorang teman wanita.

“Tersangka kami amankan di sebuah hotal saat bersama teman perempuannya,” kata Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Haryo Seto Liestyawan SH, Kamis (25/4).

Berdasarkan catatan kepolisian, diketahui tersangka merupakan residivis curanmor yang kerap melakukan aksinya di beberapa wilayah. Dalam melakukan aksinya tersangka sendirian dengan cara melepas pengait kabel kunci kontak .

“Sebenarnya tersangka baru beberapa bulan keluar dari tahanan untuk masalah yang sama,”  tambah Seto. Dari tangan tersangka berhasil disita barang bukti, antara lain, motor milik korban. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (udi/laz/zl)

Purworejo