PURWOREJO – Bupati Purworejo Agus Bastian terus berusaha melakukan berbagai terobosan sebagai salah satu upayanya dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Setidaknya ada beberapa langkah penjajakan kerja sama dengan beberapa pihak yang dimungkinkan akan memberikan keuntungan bagi Purworejo.

Yang terakhir adalah pejajakan kerja sama dengan sebuah grup keuangan mikro dari Singapura, yakni Satin Care di sebuah hotel di Jogjakarta, Rabu (19/9). Bupati yang didampingi sejumlah pejabat teras Purworejo, di antaranya, kepala Dinas KUKMP, direktur Bank Purworejo, direktur BKK Butuh, direktur BPR BKK Purworejo, pimpinan Bank Jateng Cabang Purworejo, kabag Pemerintahan, kabag Humas dan Protokol, kabag Perekonomian dan kabag Umum bertemu dengan Kepala Kantor Group Satin Care Singapura Sangeet Growar bersama mitra kerja Tang dari Singapura.

Kabat Humas dan Protokol Setda Purworejo Agus Ari Setyadi mengungkapkan, fokus pertemuan itu pejajakan kerja sama di bidang keuangan mikro, bidang pendidikan keuangan mikro, dan promosi produk-produk Purworejo. Namun saat ini yang akan menjadi fokus utama adalah kerja sama di bidang pendidikan keuangan mikro dan promosi Purworejo ke berbagai tempat di dunia, antara lain, Singapura dan India.

“Tidak menutup kemungkinan akan dilakukan kerja sama di bidang lain, seperti pengembangan inkubasi atau inovasi bagi para pelaku usaha rintisan (start up). Pertemuan ini kali pertama dilakukan, dan akan ditindaklanjuti dengan pertemuan berikutnya untuk membahas kelanjutan kerja sama,” kata Agus Ari kemarin (20/9).

Agus menambahkan, bupati Purworejo menyambut baik adanya penjajakan kerja sama dengan Group Satin Care itu. Diharapkan ke depan dapat dilakukan kerja sama yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Diungkap pula pada 10 Oktober mendatang juga direncanakan delegasi Australia berkunjung ke Purworejo dengan membawa perwakilan 17 perguruan tinggi Australia. Kedatangan mereka untuk memetakan kebutuhan skill untuk meningkatkan SDM Purworejo.

“Kunjungan itu merupakan tindak lanjut rintisan kerja sama Australia dengan Pemkab Purworejo di bidang pendidikan,” jelas Agus. Dikatakan, pemkab memang terus berusaha melakukan kerja sama dengan beberapa investor luar negeri.

Kabupaten Purworejo dinilai menarik oleh para investor, salah satunya karena faktor infrasruktur yang dekat dengan pengembangan bandara NYIA. Investor juga melihat bupati yang visioner serta memiliki jaringan luas yang sudah cukup dikenal secara nasional maupun global. (udi/laz)

Purworejo