PURWOREJO- Ribuan pelajar yang tergabung dalam Putra-Putri Nahdlatul Ulama Kabupaten Purworejo bertekad melawan radikalisme dan narkoba dalam kehidupan mereka. Mereka juga bertekad menjaga martabat Pancasila, UUD 45, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI.

Tekad itu dideklarasikan saat pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif dalam rangka Harlah ke-63 IPNU dan peringatan ke-62 IPPNU yang dipusatkan di Alun-alun Purworejo kemarin (9/2).

“Kami bertekad melawan segala bentuk penyalahgunaan narkoba dimanapun berada,” ujar Ketua IPNU Purworejo Muhammad Hidayatullah.

Menurutnya, mafia narkoba saat ini bergentayangan dan mencari korban. Jika dibiarkan, narkoba akan merusak generasi penerus bangsa. “Karena itulah kami membulatkan tekad untuk menolaknya. Juga melawan segala bentuk kekerasan, radikalisme dan terorisme,” lanjutnya. Hidayat, sapaannya, menegaskan, pemuda dan pelajar NU harus bisa menebarkan kedamaian dan memberi inspirasi bagi masyarakat.

Dalam kesempatan itu Bupati Purworejo Agus Bastian mengingatkan, kemajuan bangsa tidak hanya bertumpu pada sumber daya alam. Lebih dari itu, harus ada sokongan sumber daya manusia yang unggul, terdidik, terampil, dan cerdas, serta berkualitas.

“Kita harus meningkatkan kepribadian pelajar melalui budaya belajar, bekerja, dan pengembangan potensi untuk menunjang kualitas pendidikan bangsa,” tuturnya. (udi/yog/mg2)

Purworejo