BUDI AGUNG/RADAR JOGJA
REKAM: Sidik jari Suhadewi diambil petugas Dindukcapil Purworejo saat perekaman data e-ktp melalui mobil layanan CFD (10/4).
PURWOREJO – Langkah Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) Purworejo menurunkan mobil perekaman data kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) mendapat sambutan warga. Rata-rata dalam satu kegiatan car free day atau hari bebas kendaraan setiap Minggu, masyarakat yang menggunakan fasilitas tersebut mencapai 100 orang.

“Minggu sebelumnya, saya melihat ada mobil layanan kependudukan di depan Pendopo ini. Saya cari-cari informasi apakah benar bisa membuat KTP di sini. Kebetulan saya sudah lewat 17 tahun, Maret kemarin,” ujar Suhadewi, warga Borokulon, Banyuurip, Purworejo usai rekam data e-KTP (10/4).

Menurut dia, layanan cepat Dindukcapil membuatnya lebih tertarik mendatangi mobil rekam data dibanding melalui pemerintah kelurahan. Layanan panjang dari bawah hingga kantor Dindukcapil cukup memakan waktu.

“Kalau harus lewat kelurahan, butuh surat pengantar dan lain sebagainya. Tapi di sini cukup membawa KK (kartu keluarga) dan langung proses,” kata Suhadewi.

Meski cepat, Suhadewi masih harus bersabar karena untuk bisa mendapatkan e-KTP perlu waktu seminggu, menunggu proses cetak. “Minggu depan datang lagi untuk mengambil e-KTP,” ujar Kepala Bidang Administrasi Kependudukan (Adminduk) Dindukcapil Purworejo, Yurin Widiastuti.

Selain rekam data, lanjut Yurin, layanan lain yang diberikan adalah pencetakan e-KTP bagi masyarakat yang sudah rekam data tapi belum mendapat kartunya. Untuk layanan ini, masyarakat bisa langsung proses cetak dan bisa ditunggu.

“Kalau yang dulu sudah rekam data tapi belum dapat kartunya, di sini kami langsung bisa mencetak. Syaratnya membawa KTP lama untuk diganti yang baru,” kata Yurin. Layanan tersebut telah dilakukan sejak Januari 2016. (cr2/iwa)

Purworejo