BUDI AGUNG/RADAR JOGJA
INDAH: Inilah keindahan yang ditawarkan Curug Kembar Mayang di Desa Wisata Donorejo, Kaligesing. Selain potensi alam, desa wisata ini menawarkan budaya setempat.
PURWOREJO- Dinas Koperasi Perdagangan Perundustrian dan Pariwisata (Disperindagpar) Purworejo sedang mengaudit desa-desa wisata yang mendapat pembinaan langsung dari pemkab. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kualitas desa-desa wisata.

Peningkatan kapasitas ini melibatkan beberapa unsur serta konsultan pariwisata dari Provinsi Jawa Tengah. Harapannya, dari audit ini akan akan diperoleh bahan evaluasi. Sehingga, nantinya bisa meningkatkan kualitas desa wisata yang bersangkutan. “Audit dilakukan di desa-desa wisata dengan paket-paket yang ditawarkan. Terhitung sejak Sabtu dan Minggu (19-20/3) lalu kami sudah turun di Tlogoguwo dan Donorejo di Kecamatan Kaligesing,”kata Kabid Pariwisata Disperindagpar Purworejo Lilos Anggorowati kemarin (25/3).

Desa wisata lainnya yang diaudit adalah Somongari dan Kaligono di Kecamatan Kaligesing, Desa Karangrejo Loano serta Ketawangrejo Grabag. “Audit itu merupakan kelanjutan program pembinaan yang dilakukan Dikoperindagpar, asisten pemerintah, DPRD, dan konsultan pariwisata. Para pihak itu membina masyarakat dan kelompok pengelola di delapan desa wisata pada tahun 2015,” tambahnya.

Namun pada audit tahun 2016, tidak semua desa menyatakan siap didatangi pemkab. “Desa Jatimalang Kecamatan Purwodadi dan Keburuhan Ngombol belum siap diaudit,” tuturnya.

Pemkab menilai enam desa karena pengelolanya telah menindaklanjuti pembinaan dengan membuat paket wisata. Paket itu dibuat berdasarkan potensi wisata yang ada dan dikembangkan pada masing-masing desa.

Dalam audit, dinas menilai 13 kriteria antara lain ucapan selamat datang, tarian selamat datang, makanan dan minuman, daya tarik wisata,pramuwisata, home stay, cinderamata, rangkaian kegiatan, fasilitas pendukung, keserasian harga dengan penawaran paket, lingkungan desa, pengelola serta tingkat kepuasan pengunjung.

Kasi Promosi dan Pemasaran Wisata Dikoperindagpar Dyah Woro Setyaningrum keberadaan desa wisata dalam menjual paket wisatamendorong desa-desa lain untuk mengembangkan hal sejenis. “Sekarang sudah muncul embrio desa wisata yang lain. Kalau bicara potensi, desa-desa itu juga tidak kalah menarik,” kata Woro. (cr2/din/ong)

Purworejo