BUDI AGUS/RADAR JOGJA
CEK KESIAPAN: Bupati Purworejo Agus Bastian memeriksa kendaraan operasional Satpol PP usai memimpin apel di halaman Kantor Bupati, kemarin (3/3).
PURWOREJO-Keterbatasan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Kabupaten Purworejo mendapat perhatian khusus dari dari Bupati Agus Bastian. Atas pertimbangan itu, tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan personel.

“Kalau memang perlu penambahan personel, akan kami tambah. Kalau formasi negeri tidak ada, ya ditambah menggunakan jasa pihak ketiga,” kata Agus Bastian di hadapan sekitar 400 anggota Satpol PP, Linmas, dan Penyidik PNS saat apel peringatan HUT ke 66 Satpol PP dan HUT ke 54 Perlindungan Masyarakat (Linmas) di Halaman Kantor Bupati Purworejo kemarin (3/3).

Menurut Agus, jangan sampai tugas-tugas penegakan perda itu tidak jalan karena keterbatasan personel. Dia juga meminta Satpol PP dan Linmas menjaga martabat di hadapan masyarakat. Cap sebagai tukang kutip harus disingkirkan dan harus benar-benar menegakkan peraturan daerah. “Bekerjalah yang humanis tanpa harus melukai masyarakat. Bertindak arif dan bijaksana dalam menertibkan masyarakat,” pesannya.

Bupati juga berpesan Satpol PP harus lebih peka dan tidak membiarkan bibit-bibit pelanggaran terjadi. Sehingga bisa menimbulkan permasalahan di kemudian hari. Satpol dan Linmas harus proaktif dan memberikan sosialisasi mengenai aturan yang ada. “Jangan sampai setelah ada bangunannya, karena melanggar terus digusur. Itu menjadi masalah dan gesekan dengan masyarakat. Jika itu diantisipasi sejak awal, pasti tidak akan terjadi,” katanya.

Kepala Satpol PP Purworejo Tri Joko Pranoto menyatakan, personel Satpol PP Purworejo saat ini hanya 80 orang. Dari jumlah itu, hanya 50 personel yang siap ke lapangan. Sementara yang lain bertugas melakukan penjagaan di beberapa instansi. “Idealnya memang ada penambahan antara 100-200. Tidak masalah menggunakan pihak ketiga. Sebabakan sangat menunjang kami menegakkan perda,” kata Tri Joko. (cr2/din/ong)

Purworejo