Pansus Pasar Belum Juga Dibentuk

PURWOREJO-Rencana DPRD Kabupaten Purworejo memben-tuk Panitia Khusus (Pansus) Pasar Baledono bisa berubah menjadi isapan jempol. Karena, DPRD sudah berjanji akan di-bentuk pekan ini, namun belum juga terbukti. Padahal, Pansus telah dinanti masyarakat agar persoalan Pasar Baledono segera selesai.Ketua DPRD Kabupaten Pur-worejo Luhur Pambudi Mulyono mengakui hal tersebut.
Secara tersirat, ia mengakui Pansus Pasar Baledono belum terbentuk. Sebelumnya, ia sempat men-janjikan mempertemukan war-tawan dengan tim Pansus awal pekan mendatang. “Senin depan saja pukul 11.00 datang ke kantor untuk bertemu langsung dengan anggota tim Pansus Pasar Baledono,” kata Luhur singkat, kemarin (4/12).
Sementara itu, pengurus Forum Komunikasi Pedagang Pasar Baledono (FKPPB) Trimo berharap Pansus DPRD yang menangani masalah Pasar Baledono segera terbentuk. Mengingat pedagang berharap atas keberadaan pan-sus akan memperjelas nasib mereka. “Adanya Pansus, tentu letak persoalan kenapa Pasar Bale-dono tak kunjung dibangun semakin jelas. Sehingga, proses pembangunannya semakin cepat,” ucapnya.
Menurut Trimo, para pedagang sudah sejak awal mendengar ada rencana pembentukan Pansus. Mereka langsung memberikan dukungan. Namun, ia memper-tanyakan hingga kini, belum ada tindak lanjutnya. “Masyarakat berharap dan mengandalkan keberadaan Pan-sus ini agar terbentuk dan beker-ja mengurai persoalan pasar. Kami minta DPRD tidak memberikan harapan palsu pada masyarakat, khususnya pedagang yang lama menginginkan penyelesaian masalah pasar ini,” harapnya.
Seperti diketahui, DPRD Purwo-rejo berinisiatif membentuk Pan-sus Pasar Baledono. Karena, mereka menilai persoalan ini urgent dan butuh penyelesaian sesegera mung-kin. Usai rapat gabungan antara Komisi A dangan Komisi B, mereka mengirimkan surat pada Bupati akhir Oktober lalu.
Dalam surat tersebut, bupati diberi deadline selama sebulan menyelesaikannya. Namun, bupati justru mempersilahkan pada DPRD membentuk Pansus, karena persoalan kenapa Pasar Baledono tak kunjung dibangun lantaran Hak Guna Bangungan (HGB) Pasar Baledono berada di PT Karsa Bayu Bangun Perkasa. Ketika dipaksakan untuk dibangun, justru berpotensi melanggar hu-kum. (tom/hes/ong)

Purworejo