Di dunia industri kreatif, bambu saat ini menjadi komoditas menjanjikan. Prospeknya tinggi. Seiring dengan tingginya permintaan pasar. Bahkan, sebagian komoditas berbahan bambu perajin Sleman telah menembus pasar internasional.
”Paling banyak diekspor ke Korea Selatan,” jelas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman Tri Endah Yitnani di kantornya, Selasa(19/2).

Di antara komoditas berbahan bambu itu adalah kursi, meja, dan vas bunga. Menurutnya, salah satu sentra penghasil kerajinan bambu berada di Cebongan, Mlati, Sleman.
”Dan saat ini (kerajinan bambu) menjadi ikon dan produk unggulan daerah,” ucapnya.

Karena itu, Endah memastikan, pemkab berkomitmen mendukung berkembangnya industri kreatif ini. Agar para perajin terus berkreasi. Menciptakan produk-produk baru berkualitas.
”Kemarin dapat penghargaan dari Bekraf untuk usaha bambu,” tuturnya.
Endah optimistis pasar kerajinan berbahan bambu sangat menjanjikan. Bahkan, sangat mungkin menjadi tren baru. Dengan begitu, harga bambu bakal ikut naik. Seiring dengan tingginya permintaan pasar. (har/zam/mg2)

Properti