RADAR JOGJA – Peran Jogjakarta dalam kemerdekaan RI sudah banyak diketahui. Tapi tak banyak yang tahu jika banyak pahlawan nasional yang dimakamkan di Kota Jogja. Itulah yang coba dieksplorasi oleh DPD PAN Kota Jogja, dengan menggelar pit-pitPAN.

Dalam pit-pitPAN yang digelar Minggu (21/11), dengan dengan tema Napak Tilas Mataram Kotagede. Sekretaris DPD PAN Kota Jogja Rifki Listianto, mengungkapkan kegiatan pit-pitPAN bulan ini, yang diikuti kader di berbaigai tingkatan se-Kota Jogja. “Tidak sebatas membudayakan bersepeda tetapi kami berupaya mengangkat potensi wilayah sesuai momentum,” jelasnya, Senin (22/11).

Anggota DPRD Kota Jogja itu menyebut, kegiatan diawali menyusuri lorong sayur Gembira Rejosari di RW 6 Rejowinangun, kemudian lorong sayur Shinta Mina Pilahan serta Makam Menteri Agama Pertama HM Rasjidi. Setelah itu menyusuri Situs Watu Cantheng, Masjid Gede Mataram dan berakhir di Pendopo Kajengan Trunojayan. Selama kegiatan turut dilakukan aksi penanaman bibit tanaman, tabur bunga.

Di lokasi finish juga dilakukan penyerahan bantuan untuk lima anak yatim yang orangtuanya meninggal dunia karena Covid-19. Diserahkan oleh Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi dan tokoh masyarakat yg juga Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Jogja Akhid Widi Rahmanto.

Rifki mengaku, melalui kegiatan itu pihaknya ingin menggugah kembali kiprah Kota Jogja bagi perjalanan bangsa. Banyak tempat yang menjadi saksi sejarah bagi keberlangsungan bangsa. Sedangkan dari aspek kepahlawanan, banyak monumen di Kota Jogja yang dibangun untuk menghargai kiprah para pahlawan. “Semua itu memiliki nilai edukasi yang harus dipahami oleh masyarakat baik warga maupun wisatawan. Tempat-tempat itu pun bisa disinggahi melalui bersepeda sembari menikmati budaya di wilayah,” urainya. (pra)

Politik