RADAR JOGJA – Target tinggi dipasang Partai Gerindra dalam pemilu serentak 2024 mendatang. Tak hanya memenangkan pemilu legislatif, tapi juga mengusung Ketua Umumnya Prabowo Subianto menjadi Presiden. Persiapan sudah dilakukan sejak saat ini. Dengan persiapan saksi di TPS hingga pembentukan badan siber.

“Kemenangan Gerindra itu jika Prabowo sukses menjadi Presiden RI pada 2024 mendatang,” kata Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Desco Ahmad saat membuka rapat koordinasi DPD Partai Gerindra DIJ di Ndalem Suryowijayan, Jogja, Sabtu (6/11). Diakuinya hal itu bukan perkara yang mudah. Karena itu persiapan untuk pemilu serentak 2024 sudah dilakukan sejak saat ini.

Sufmi menyebut, dari hasil evaluasi yang dilakukan pasca-pemilu 2019 lalu, pihaknya langsung membuat beberapa evaluasi. Di antaranya DPP Partai Gerindra menyoroti terkait beberapa kasus hilangnya suara pemilih. Karena itu, Sufmi meminta untuk jangan membudayakan tiap pemilu kebingungan mencari saksi di TPS. Tujuannya untuk menjaga tidak ada satu suara pun yang hilang. “kelemahan Gerindra selama injdi saksi. Menjaga suara tidak ada satupun hilang tertiup angin,” ungkapnya.

Hal lainnya yang menjadi sorotan DPP Partai Gerindra terkait dengan pengelolaan media sosial. Diakuinya, dari hasil evaluasi selama ini untuk pegiat media sosial Partai Gerindra belum terkoordinasi dengan baik. Termasuk menginformasikan tentang Prabowo maupun Partai Gerindra di jagat media sosial. “Harapan kami, informasi di media sosial juga turut mendongkrak perolehan suara,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Gerindra DIJ RM. Noeryanto menyebut, kader dan simpatisan Partai Gerindra di DIJ siap untuk memenangkan pemilu 2024 dan mengusung Prabowo menjadi Presiden. Tak hanya itu, di tingkat lokal DIJ pun dia menargetkan peningkatan perolehan suara maupun kursi di DPR RI, DPRD DIJ maupun DPRD tingkat kabupaten dan kota. “Target kami paling tidak 10 kursi di DPRD,” paparnya. (pra)

Politik