RADAR JOGJA – Mengejar target sembilan kursi di DPRD Kota Jogja pada pemilu 2024 mendatang, DPD PAN Kota Jogja mulai menyiapkan jajaran kepengurusan di wilayah. Dengan melantik 14 DPC PAN se-Kota Jogja secara bersamaan di Hotel Matahari, Brontokusuman, Mergangsan, Minggu malam (24/10).

Pelantikan ini menerapkan prokes 5M secara ketat dengan hanya mengundang lima orang perwakilan setiap DPC. Hadir dalam pelantikan, Ketua DPW PAN DIJ Suharwanto, Ketua MPP DPW PAN DIJ Heroe Poerwadi, Ketua DPD PAN Kota Arif Noor Hartanto, Ketua MPP DPD PAN Kota Jogja Muhammad Sofyan dan semua perwakilan kader di setiap tingkatan. Hadir pula anggota DPR RI PAN dapil DIJ Ibnu Mahmud Billaludin.

Dalam sambutannya Ketua DPD PAN Kota Jogja Arif Noor Hartanto mengingatkan, target perolehan kursi PAN Kota Jogja pada pemilu 2024 nanti sebanyak sembilan kursi harus bisa dicapai. Sedang Ketua DPW PAN DIj Suharwanta mengucapkan, terima kasih kepada kader-kader PAN yg telah dan selalu bekerja dengan semangat dan pantang lelah. “Terrbukti dengan diintruksikannya muscab (Musyawarah Cabang) dapat diselesaikan dalam waktu satu bulan dari 78 DPC se-DIJ dan ini menunjukan kesolidan PAN DIJ,” tegasnya

Sedang Ketua MPP DPW PAN DIJ Heroe Poerwadi, yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Jogja, menegaskan kader kader PAN, Kota Jogja kkususnya dalam bekerja harus bekerja secara cerdas, ikhlas dan membumi di warga Kota Jogja. Sehingga, lanjut dia, proses dan hasil dapat dirasakan kemanfaatannya oleh warga kota. “Saya juga mengingatkan untuk mengamati dan memantau terus jumlah pemilih warga kita di 2024 sehingga tidak terjadi kesalahan data yang tidak sesuai dengan data riil dan data pemilih,” pesannya.

Sekretaris DPD PAN Kota Jogja Rifki Listianto menambahkan, pelantikan ini merupakan rangkaian dari pergantian pengurus di tingkat kemantren yg sebelumnya sudah dilaksanakan muscab) di masing-masing kemantren Desember tahun lalu. Juga sudah disusun pengurus baru periode 2020-2025. “Memang dirasa agak sedikit mundur waktu pelantikan dihitung dengan selesainya muscab kemantren sekota dikarenakan ada beberapa mekanisme yang harus dilalui antara lain pengesahan SK dari DPW  PAN DIJ,” kata Wakil Ketua FPAN DPRD Kota Jogja itu. (pra)

Politik