RADAR JOGJA – Para calon Lurah Condongcatur kompak mengambil nomor urut Pemilihan Lurah di ruang Eacana Loka Kantor Kalurahan Condongcatur, Senin (11/10). Hasilnya calon lurah petahana Reno Candra Sangaji mendapatkan nomor urut 1 (satu). Sementara sang penantang Ocky Tri Putra mendapatkan nomor urut 2.

Pasca pengambilan nomor urut, kedua calon lurah membacakan ikrar. Keduanya sepakat untuk mematuhi seluruh aturan Pemilihan Lurah 2021. Keduanya juga sepakat untuk menjaga kondusifitas selama masa kampanye. Terutama untuk tidak memecah belah masyarakat dan menghindari praktek politik uang.

“Selamat untuk para kandidat yang telah sampai pada tahapan ini, harapannya pemilihan ini berjalan secara kondusif dan tetap menerima apapun hasil akhirnya nanti,” pesan Panewu Depok Subagyo, Senin (11/10).

Dalam kesempatan ini juga dibacakan seluruh tata aturan kampanye. Pertama para kandidat dilarang melakukan arak-arakan. Wujud kampanye diarahkan melalui media cetak, elektronik hingga media sosial.

Pada proses kampanye masing-masing juga memiliki urutan. Untuk nomor Ocky mendapatkan giliran pertama. Sementara Reno mendapat giliran setelahnya. Hal tersebut dilakukan untuk menciptakan suasana yang kondusif pada masyarakat.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan dan pembacaan deklarasi damai. Dibacakan langsung oleh kedua kandidat. Isinya tentang beberapa pernyataan yang harus dilakukan pada masa kampanye hingga pemilihan lurah selesai.

“Kalah atau menang lanjutnya, itu hal yang wajar. Poin utamanya dimana saling bisa menerima hasil dengan legowo dan menciptakan suasana masyarakat yang kondusif di masa pemilihan,” katanya.

Reno sebagai petahana mengaku optimis dalam kontestasi politik kali ini. Bermodalkan pengalaman menjabat lurah Condongcatur pada periode sebelumnya. Kesan mendapat nomor urut 1, Reno mengaku ini adalah sinyal kemenangan baginya.

“Alhamdulilah kami mendapatkan nomor urut 1, semoga nomor ini menjadi sinyal bagi kami untuk menjadi nomor satu pada pemilihan kali ini,” ujarnya.

Reno berharap proses pemilihan berjalan dengan aman damai. Siapa saja yang terpilih nantinya bisa menjadi pemimpin yang demokratis. Selain itu juga bisa menyalurkan aspirasi masyarakat.

“Partisipasi masyarakat Condongcatur juga sangat diharapkan hak pilihnya pada pemilihan kali ini mengingat kondisi pandemi Covid-19 sudah membaik dah partisipasi masyarakat bisa di maksimalkan,” katanya.

Rasa optimis yang sama juga tercermin dari Ocky Tri Putra. Dia tak mempermasalahkan nomor 2. Baginya semua nomor adalah sama. Terpenting adalah mampu mengkampanyekan program-programnya kedepan.

“Semoga nomor 2 ini membawa kebaikan yang berlipat-lipat untuk masyarakat Condongcatur kedepannya dan sesuai dengan visi misi kami yang akan membawa Condongcatur menuju perubahan menjadi Kalurahan yang Hebat, Kuat dan Bermartabat bersama Masyarakatnya,” ujarnya.

Pemilihan Lurah serentak di Kabupaten Sleman berlangsung di 35 Kalurahan. Pelaksanaan serentak pada 31 Oktober 2021. Tepatnya pada 08.00 WIB hingga 14.00 WIB.

Condongcatur menjadi Kalurahan kedua di Kabupaten Sleman yang akan menggunakan metode e-voting pada pelaksanaanya. Penggunaan metode ini dilakukan karena pemilihan dilakukan pada masa pandemi guna mencegah kerumunan warga pada proses Pemilihan. (om7/dwi)

Politik