RADAR JOGJA – Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Sleman menggelar musyawarah cabang (muscab) dan musyawarah ranting (musrant) di Puri Mataram, Tridadi, Sleman, kemarin (11/4). Dalam musyawarah itu PAN Sleman menegaskan siap melakukan re-branding sasar generasi muda yang kini masih SMP atau yang disebut generasi Z, untuk mempersiapkan pemilihan umum (pemilu) 2024 mendatang.
Wakil Sekretaris Jenderal Pembinaan Organisasi dan Keanggotaan (POK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN Slamet Nur Achmad Effendy mengatakan, PAN siap dengan nafas baru. Menyongsong demografi PAN yang sudah berubah. Terlebih 65 persennya akan diisi oleh generasi muda.
“Anak-anak muda termasuk gen (generasi, red) z dan gen y yang besok akan berumur 17 tahun. Yang saat ini masih smp ke depan mereka punya hak pilih 2024,” ungkap Slamet sapaannya, di sela-sela kegiatan, kemarin (11/4).
Dengan demikian PAN mulai bergegas. Membidik segmen muda ini. Sebagaimana, secara struktural PAN diisi oleh kalangan muda. Sehingga diharapkan ke depan dapat membawa perubahan besar.
“Besok targetnya, 70 kursi. Kemarin nyaris, 2019 itu hampir 60 kursi sudah masuk, tapi situasi politik tidak mendukung jadi agak turun dari 48 kursi (pemilu 2014, red) menjadi 44 kursi (pemilu 2019, red),” terang Slamet, yang kemudian menjelaskan, 44 kursi itu dari perolehan 44 dapil, Fraksi PAN Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Kata dia, kini PAN sudah berbenah. Sudah menata strukturnya dengan baik, solid dan kompak. Meskipun ada partai baru, PAN siap berpartner (menjalin relasi) merangkul bersama dalam demokrasi. “One man one vote,” tandasnya.
Dijelaskan pula, hubungan PAN dengan Muhammadiyah saat ini terjalin baik. Meski tak dipungkiri kini hadir partai baru, yakni Partai Ummat besutan Mantan Pendiri PAN, Amin Rais. Namun, pihaknya yakin dan optimis Muhammadiyah tetap bersama PAN. Sebagaimana tugas PAN untuk menjalankan mandat dari sidang PAN Wil di Semarang. “Bahwa Pan menjadi ruang aspirasi bagi masyrakat. Pan partai terbuka, Muhammadiyah mendirikan PAN itu dengan membuka kran lain untuk bergabung,” ujarnya yang datang mewakili Ketua POK DPP PAN Ahmad Mumtaz Rais.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Sleman Raudi Akmal menyatakan siap re-branding. Merangkul dan menghadirkan organisasi kepemudaan generasi Z atau generasi muda ke dalam struktural PAN tingkat kabupaten. Melalui muscab dan musram ini pihaknya sudah melakukan konsolidasi. “Bagaimana memberikan suara, melalui jalan para ibu-ibu agar generasi z untuk berani hadir. Ortem PAN, yaitu barisan pemuda PAN, mulai hari ini kita gembleng dengan memberikan tugas yang baru,” kata Raudi di lokasi yang sama.
Menjawab, tantangan ke depan itu, PAN Sleman akan mentargetkan 9 kursi DPRD dari perolehan saat ini 6 kursi fraksi. Suara PAN sudah mencapai 96 ribu dalam peilu 2019. Terpaut 20 ribu dari satu partai di bawahnya tetapi jumlah kursinya sama.
“Bagaimana jumlah kursi bisa bertambah suara juga harus bertambah minimal kurang tiga,” tuturnya. (mel/pra)
Politik