RADAR JOGJA – Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Jogja Solihul Hadi menilai pemuda sebagai penggerak perubahan harus mampu mandiri. Termasuk mandiri secara ekonomi dengan menciptakan lapangan kerja sendiri. Dengan begitu, mereka mampu membantu bangkitnya roda perekonomian dan mengurangi pengangguran di tengah pandemi.

PKB Kota Jogja saat ini menggandeng 10 organisasi kepemudaan berbasis masyarakat membentuk 71 kelompok usaha UMKM yang tersebar di 45 kelurahan se-Kota Jogja. Adapun, satu kelompok UMKM ini terdiri dari 20 orang. ”Kami di DPC PKB Kota Jogja menargetkan 71 UMKM yang sudah terbentuk se-Kota Jogja ini harus dapat berkembang dan berkelanjutan ke depannya,” ujarnya, Sabtu (20/2) lalu.

Acara pengesahan pembentukan kelompok UMKM diselenggarakan di Kantor Dewan Perwakilan Wilayah PKB DIJ yang terletak di Nasional III, Giwangan, Umbulharjo, Jogja, Sabtu (20/2).

Ketua Pendamping UMKM DPC PKB Kota Jogja Fahmaninda Listiyani mengatakan, di Indonesia, UMKM memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas perekonomian. Menurut Listiyani, ini terbukti bahwa UMKM mampu secara mandiri membuka lapangan kerja. Juga meningkatkan kesejahteraan para pelakunya dan memberi manfaat ekonomi bagi sekitarnya.

”Saya berharap para pelaku UMKM yang berada di bawah binaan DPC PKB Kota Jogja bisa lebih berkembang dan dapat melakukan sertifikasi produk untuk meningkatkan nilai jual di pasaran,” tutupnya. (om2/ila)

Politik