RADAR JOGJA- Tindakan kekerasan kembali dilakukan oleh tentara Israel terhadap warga Palestina. Pada 7 Mei lalu tentara Israel  menyerang Masjid Al-Aqsa, Gerbang Damaskus di Kota Tua, dan distrik Sheikh Jarrah di Yerussalem Timur.

Tindakan penyerangan yang dilakukan Israel tersebut mendapat kecaman keras dari berbagai negara termasuk Indonesia.

Penyerangan warga Palestina  yang sedang beribadah di Masjid Al-Aqsa turut menjadi sorotan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengecam keras tindakan anarkis pasukan bersenjata Israel di Masjid Al-Aqsa, serta serangan-serangan yang terus dilancarkan Israel kepada warga Palestina.

“Cara kekerasan, sampai melukai warga sipil yang tidak bersenjata, bahkan sedang beribadah sangat menyakiti kita semua, khususnya umat Islam,” ujarnya.

Atas nama kemanusiaan dan hukum humaniter internasional, hal ini tidak bisa dibenarkan. Saya menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri. Solusi damai dua negara, hanya bisa terwujud dengan cara-cara damai.

AHY menyatakan tindakan kekerasan hingga melukai warga sipil yang tidak bersenjata dan juga sedang beribadah sangat melukai umat Islam.

“Cara kekerasan sampai melukai warga sipil yang tidak bersenjata bahkan sedang beribadah sangat menyakiti kita semua, khususnya umat Islam”, katanya.

Menurut AHY perlakuan anarkis tentara Israel pada warga  Palestina tersebut sangat tidak dibenarkan.

“Atas nama kemanusiaan dan hukum humaniter internasional hal ini tidak bisa dibenarkan,”jelasnya.

AHY  berpendapat solusi perdamaian antara Israel dan Palestina bisa terwujud jika dilakukan dengan cara damai.

“Saya menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri. Solusi damai untuk dua negara hanya bisa terwujud dengan cara-cara damai”,tegasnya.

AHY juga menngungkapkan setiap bangsa berhak meraih kemerdekannya termasuk Palestina.

“UUD 1945 menyatakan kemerdekaan adalah hak segala bangsa, tidak terkecuali bagi Palestina,’’katanya. (sky)

Politik