SLEMAN – Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan memberikan orasi di depan sekitar 2.500 kader dan simpatisan Partai Demokrat di DIJ pada Kamis (4/4). Dalam kampanye terbuka Partai Demokrat di DIJ itu, diharapkan AHY akan menarik suara kaum milenial.

“Partai Demokrat kini punya dua figur, SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) yang masih dicintai rakyat serta AHY sebagai kaum muda yang akan membawa gerbong baru,” ujar Ketua DPD Partai Demokrat DIJ Heri Sebayang saat jumpa pers Kampanye Nasional Partai Demokrat di kantor DPD Partai Demokrat DIJ, Selasa (2/4).

Heri mengatakan, AHY yang ditugasi sebagai Komando Satuan Tugas Bersama (Kosgama) Partai Demokrat akan menyapa sekitar 2.500 kader dan simpatisan Partai Demokrat di Grha Sarina Vidi Jalan Magelang. Heri mengaku kampanye sengaja digelar indoor supaya lebih fokus.

“Memang terbatas, supaya AHY bisa fokus bicara dengan simpatisan dan kader dari desa hingga kecamatan. Karena Demokrat untuk rakyat,” tegasnya.

Menurut dia, kehadiran AHY karena memang ditugaskan Ketua Umum Partai Demokrat, yang juga ayahnya SBY, untuk pemenangan Partai Demokrat. Kampanye di Jogja sendiri merupakan rangkaian road show yang digelar dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah hingga DIJ. Sebelum berkampanye di Grha Sarina Vidi, AHY dijadwalkan akan makan siang di Kopi Klotok Sleman.

“Sekaligus untuk menyapa masyarakat DIJ,” katanya.

Heri mengaku sudah menargetkan dalam Pemilu legislatif 2019 nanti minimal bisa meraih satu kursi di DPR RI. Sedang untuk tingkat provinsi, kabupaten dan kota, minimal bisa membentuk satu fraksi.

“Kami sudah siapkan 14 program prioritas, seperti subsidi BBM, bantuan langsung tunai, Bidikmisi dan lain-lain, yang dulu pernah dirasakan manfaatnya zaman Pak SBY,” jelasnya.

Sekretaris DPD Partai Demokrat DIJ Freeda Mustikasari menambahkan, kampanye nasional Partai Demokrat DIJ yang akan digelar kamis esok akan dimulai pukul 14.00-17.00. Selain AHY akan hadir pula juru kampanye dari DIJ. Juga hiburan kesenian rakyat.

“Kami sengaja mengonsep pertemuan tertutup supaya lebih maksimal dan mengurangi konvoi,” tuturnya. (*/naf/ila)

Politik