SLEMAN – Menjelang Pemilu 2019, PDIP Sleman terus melakukan konsolidasi. Untuk mencapai target kursi pada pemilihan legislatif (Pileg).
Ketua DPC PDIP Sleman, Koeswanto mengatakan, target untuk Sleman sebanyak 16 kursi. Meningkat dari Pileg 2014. “Dulu hanya 12 kursi untuk DPRD Sleman,” kata Koeswanto saat Rakorcab DPC PDIP Senin (18/3).

Koeswanto menegaskan, kepada para caleg agar turun lapangan. Dia meminta caleg kampanye secara door to door. Menyapa langsung masyarakat.
Hal itu bisa membuat elektabilitas caleg meningkat. Bisa menjadi salah satu dasar caleg untuk menyusun program yang berkaitan dengan rakyat.

Saat kampanye, Koeswanto menegaskan agar setiap caleg agar tidak saling berperang. Wilayah-wilayah yang sudah dimasuki caleg PDIP, caleg PDIP lain jangan masuk. “Kalau mau perang, perang dengan partai lain. Jangan dengan teman sendiri,” tegasnya.

Dia meminta seluruh fungsionaris partai sama-sama bergerak. Mengampanyekan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf Amin. “Target suara pilpres untuk Sleman di angka 70 persen,” kata Koeswanto.

Ketua DPP PDIP Bidang Ideologi dan Kaderisasi, Idham Samawi optimistis untuk DIJ, perolehan suara Jokowi-Ma’ruf bisa di atas 70 persen. “Harus diingat, ketika kulonuwun di pintu rumah masyarakat, tolong sampaikan salam dari Pak Jokowi. Artinya para caleg juga harus mengampanyekan Capres 01,” tegasnya. (har/iwa/er/mg4)

Politik