RADAR JOGJA – Gelaran The 2nd Millennial Indonesian Agropreneurs (MIA) Expo 2021 dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian Dedi Nursyamsi di Ambarrukmo Plaza Yogyakarta, Sabtu (12/6/2021).

Dalam sambutan virtualnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, Kementan terus berusaha agar milenial yang terlibat di pertanian lebih banyak lagi. “Masa depan pertanian Tanah Air berada di tangan generasi milenial. Untuk itu, kami akan dorong agar lebih banyak milenial yang terjun ke pertanian,” katanya.

Sementara Dedi Nursyamsi menjelaskan, The 2nd MIA Expo merupakan salah satu agenda dan program yang diusung Kementan untuk melahirkan pengusaha petani milenial. “The 2nd MIA Expo ini diselenggarakan untuk mewadahi para wirausahawan muda pertanian dapat mempromosikan produk-produk mereka kepada masyarakat. Expo dikemas untuk menarik pengunjung secara umum dan generasi millenial yang ingin mengenal lebih dalam mengenai pertanian,” tutur Dedi.
Event yang mengusung tema “Millenial Agropreneur, Penghela Agroeduwisata dan Ekonomi Kreatif” itu sukses menarik minat banyak pengunjung terhadap produk unggulan kelompok Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian (PWMP) Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YoMa).

Wakil Direktur 3 sekaligus Ketua Panitia Expo MIA Polbangtan YoMa Budi Purwo menuturkan, sebagai salah satu politeknik yang mendapat mandat untuk mencetak agropreneurs muda, ajang MIA ini merupakan kesempatan emas sebagai media pembelajaran langsung.

Polbangtan YoMa sekaligus sebagai tuan rumah perhelatan The 2nd MIA Expo turut memeriahkan acara dengan mengisi 4 booth pameran.

Kegiatan unggulan yang disuguhkan dalam booth pameran, antara lain, barista Polbangtan YoMa dengan produk ungulannya, yaitu kopi jamu, aplikasi Penyuluhan Digital Juru Tani dan kegiatan PWMP di Kampus Pertanian Yogyakarta dan Kampus Peternakan Magelang.
Sebanyak 53 jenis produk unggulan seperti teh kembang telang, jahe instan, dan banan dari 25 kelompok PWMP dibeli oleh pengunjung di booth PWMP Polbangtan YoMa.

Abon ayam “Sumber Rejeki” produksi dari Nurul menjadi incaran para pengunjung MIA Expo. “Ajang ini saya manfaatkan untuk memperkenalkan produk-produk saya dan teman-teman PWMP lainnya kepada jangkauan masyarakat yang lebih luas,” ungkap Nurul.

Alumnus Polbangtan YoMa itu pun menceritakan antusiasmenya berpartisipasi dalam MIA Expo 2021. “Selain bisa mempromosikan produk abon ayam, saya dapat mengikuti Millenial Talk Show dan menggali kiat sukses para petani millenial dalam berwirausaha,” sambungnya.(*/yog)

Pertanian