Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Akselerasi Program Doktor Prodi Teknik Industri, Program Magister FTI UII

Administrator • Jumat, 11 Februari 2022 | 04:03 WIB
AKSELERASI: Kiri ke kanan, Winda Nur Cahyo, Zakka Ugih Rizqi, dan Anindya Agripina Hadyanawati. (TANGKAPAN LAYAR ZOOM)
AKSELERASI: Kiri ke kanan, Winda Nur Cahyo, Zakka Ugih Rizqi, dan Anindya Agripina Hadyanawati. (TANGKAPAN LAYAR ZOOM)
RADAR JOGJA – Program Studi (Prodi) Teknik Industri, Program Magister Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII) terus mendorong mahasiswanya mempercepat studi doktoral. Dua alumni Prodi Teknik Industri, Program Magister FTI UII, Anindya Agripina Hadyanawati ST MT MBA dan Zakka Ugih Rizqi ST MT MBA termasuk dalam program akselerasi doktor tersebut.

Keduanya merupakan bimbingan dari Ketua Prodi Teknik Industri, Program Magister FTI UII, Ir Winda Nur Cahyo ST MT PhD IPM.

‘’Kami mengimplementasikan Program Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) terkait akselerasi perkuliahan yang memungkinkan mahasiswa mampu menyelesaikan kuliah S1 hingga S3 dalam kurun tujuh tahun saja,’’ ujar Winda.

Pada awal 2022 terdapat dua lulusan Prodi Teknik Industri, Program Magister FTI UII yang mendapatkan beasiswa dari National Taiwan University of Science and Technology (NTUST) Taiwan. ‘’Keduanya, Anindya dan Zakka, mengikuti program doktoral di NTUST tersebut yang sebelumnya mengikuti program fast track dan double degree yang merupakan kerja sama UII dan NTUST Taiwan,’’ kata Winda.

Dengan begitu, kata dia, setiap siswa S1 tidak perlu menunggu wisuda untuk melanjutkan S2. ‘’Begitu juga di jenjang S2 ke S3. Kuliah percepatan di UII itu bekerja sama dengan kampus asing. Dapat memanfaatkan skema beasiswa yang banyak ditawarkan saat usia muda,’’ tegas Winda.

Anindya melakukan penelitian berjudul ‘’Performansi Akurasi Visual Angle Terhadap Objek Dinamis Pada Tampilan Layar Stereoskopik’’. Virtual reality (VR) adalah penggunaan teknologi komputer untuk membuat gambar adegan tiga dimensi yang dapat berinteraksi dengan manusia. ‘’Penggunaan VR memerlukan objek diam dan bergerak. Penelitian ini menyelidiki keakuratan pandangan mata manusia terhadap objek bergerak dalam VR atau tampilan stereoskopik,’’ ujar Anindya saat Zoom Meeting, Kamis (10/2).

Sedangkan Zakka Ugih Rizqi melakukan penelitian berjudul ’’Perancangan Digital Twin Berbasis Simulasi Untuk Smart Warehouse: Asset Administration Shell Framework’’. Kebutuhan untuk meningkatkan fleksibilitas, optimalitas, dan transparansi proses industri meningkat karena tuntutan pelanggan sangat beragam dan penuh ketidakpastian.

‘’Teknologi Cyber-Physical System (CPS) saat ini sedang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Hal ini dapat dicapai melalui pembangunan Digital Twin (DT). Akan tetapi, penerapan DT masih terbatas dalam praktiknya saat ini dan tidak ada cara standar untuk mencapai integrasi,’’ kata Zakka.

Asset Administration Shell (AAS) yang diusulkan oleh Plattform Industrie 4.0 muncul sebagai framework yang menjanjikan untuk mewujudkan DT secara standar. ‘’Studi literatur menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian sebelumnya hanya mencapai DT statis dan hanya mempertimbangkan beberapa aset tertentu terutama aset yang tidak bergerak,’’ ujar Zakka.

Oleh karena itu, penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan DT dengan mengusulkan teknologi simulasi komputer tiga dimensi sebagai DT dinamis dengan mengikuti Reference Architecture Model Industrie 4.0 (RAMI 4.0) berdasarkan Framework AAS. ‘’Konsep yang diusulkan memungkinkan DT untuk melakukan pemantauan dinamis, optimisasi, dan pengendalian langsung,’’ kata Zakka.

Studi kasus digunakan untuk memverifikasi konsep yang diusulkan berupa smart warehouse di Taiwan dan aset yang dipertimbangkan adalah Automated Guided Vehicles (AGV), Operator, Konveyor, Forklift, dan Storage Rack. (*/iwa/ila) Editor : Administrator
#Doktoral #FTI UII