Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Selama Bulan Ramadan Siswa TK-SMP di Kota Jogja Pulang Lebih Awal, Sekolah Tiadakan Ekstrakurikuler 

Iwan Nurwanto • Selasa, 17 Februari 2026 | 11:35 WIB
Foto Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 3 Jogja Sarbini dan ilustrasi foto para siswa SMKN 3 saat mengikuti KBM.
Foto Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 3 Jogja Sarbini dan ilustrasi foto para siswa SMKN 3 saat mengikuti KBM.

JOGJA - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Jogja mengeluarkan surat edaran terkait dengan pengurangan jam pelajaran selama bulan ramadan. Hal tersebut tindak lanjut dari Surat Edaran Sekretaris Daerah Kota Jogja Nomor: 100.3.4/366 tahun 2026 tentang Penetapan Jam Kerja Pada Bulan Ramadhan Tahun 1447 H/2026 Bagi Pegawai di Lingkungan Pemerintah Kota Jogja.

Kepala Disdikpora Kota Jogja Budi Santosa Asrori mengatakan, selama bulan Ramadhan alokasi waktu pembelajaran setiap jam pelajaran dikurangi lima menit. Kebijakan tersebut berlaku bagi jenjang sekolah TK,SD, SMP dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sederajat.

Adapun SMP jika di hari biasa tiap mata pelajaran berlangsung selama 40 menit maka menjadi 35 menit. Kemudian SD yang biasanya berlangsung 35 menit dikurangi menjadi 30 menit, lalu TK dari 30 menit menjadi 25 menit.

Budi menyatakan, selama bulan Ramadan tiap sekolah  juga diminta melaksanakan berbagai kegiatan yang bermanfaat. Seperti tadarus Alquran, pesantren kilat, hingga kajian keislaman. Guna meningkatkan iman dan takwa, akhlak mulia, dan kepemimpinan siswa.

“Bagi peserta didik yang beragama selain Islam, dianjurkan melaksanakan kegiatan bimbingan rohani dan kegiatan keagamaan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing- masing,” ujar Budi saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Selasa (17/2/2026).

Selain aturan jam pelajaran, Disdikpora Kota Jogja juga mengeluarkan aturan libur. Pada awal bulan ramadan siswa menjalani kegiatan belajar mandiri di rumah dari tanggal 18 sampai 20 Februari 2026.

Pembelajaran di sekolah dilaksanakan kembali mulai tanggal 23 Februari sampai 16 Maret 2026. Lalu masa libur hari raya Idul Fitri berlangsung sepuluh hari mulai tanggal 17 hingga 27 Maret 2026. Masuk kembali pada tanggal 30 Maret 2026.

“Kami menghimbau kepada orang tua/wali murid selama libur sekolah agar intensif melakukan pembimbingan, pendampingan atau pengawasan aktivitas anak agar tidak melakukan kegiatan yang tidak bermanfaat atau merugikan orang lain,” tandas Budi

Terkait dengan implementasi kebijakan di sekolah. Kepala SDN Gedongtengen Kota Jogja  Dianing Kurniastuti menyampaikan, bahwa selama bulan ramadan siswa kelas 5-6 maksimal pulang pukul 11.30 untuk hari Senin hingga Kamis. Bagi siswa kelas 1 sampai 4 dan hari Jumat lebih awal dari jam tersebut.

Diluar bulan ramadan, para siswa pulang jam 15.00 bagi yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Kemudian siswa kelas 3 dan 4 pulang setelah Dzuhur karena wajib mengikuti shalat berjamaah.

Baca Juga: Pemkab Bantul Pastikan Stok Bahan Pokok Aman jelang Ramadan, Harga Naik Hanya untuk Komoditas Cabai Rawit

“Untuk kepulangan tergantung jadwal di sekolah masing-masing, yang jelas di SDN Gedongtengen selama bulan ramadan ekstrakurikuler off,” jelas Dianing. (inu)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#pelajaran #pengurangan jam pelajaran #Sekolah pas ramadhan #Sekolah ramadhan #kbm ramadan #Pengurangan jam belajar