Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

FK-KMK UGM Perkuat Ikatan Keluarga Melalui Family Gathering

Rizky Wahyu Arya Hutama • Senin, 9 Februari 2026 | 09:26 WIB

Keterangan Beberapa rangkaian kegiatan Family Gathering FK-KMK UGM di Area Gedung Tahir Foundation, Minggu (8/2) pagi.
Keterangan Beberapa rangkaian kegiatan Family Gathering FK-KMK UGM di Area Gedung Tahir Foundation, Minggu (8/2) pagi.
 SLEMAN - Ribuan civitas akademika hingga keluarga besar Rumah Sakit jejaring berkumpul di Area Gedung Tahir Foundation, Minggu (8/2) pagi.

Mereka larut dalam kemeriahan Family Gathering yang menjadi bagian penting dari perayaan Dies Natalis ke-80 dan Lustrum ke-XVI Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM.

Tak hanya sekadar seremoni, momentum ini sekaligus merayakan HUT ke-14 RS Akademik UGM, HUT ke-44 RSUP Dr. Sardjito, dan HUT ke-98 RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro.

Suasana inklusif begitu terasa, sebab dalam kesempatan ini, jajaran petinggi, dosen, tenaga kependidikan (tendik), mahasiswa, hingga alumni dan keluarga berbaur tanpa sekat.

Dekan FK-KMK UGM Prof. dr. Yodi Mahendradhata, M.Sc., Ph.D., mengungkapkan menjelaskan pemilihan konsep Family Gathering dalam rangkaian Dies Natalis ini bukan tanpa alasan. Baginya, kemajuan institusi selama 80 tahun terakhir mustahil tercapai tanpa sokongan dari orang-orang terdekat di rumah.

"Kami menyadari bahwa di balik setiap mahasiswa yang lulus, riset yang berhasil, hingga pengabdian kami, ada dukungan suami, istri, dan anak-anak. Kami ingin memberi ruang agar keluarga bisa bersama-sama di kampus untuk meningkatkan kebersamaan," jelasnya di sela-sela kegiatan.

Lebih jauh, Prof. Yodi menyebut usia 80 tahun adalah waktu yang tepat untuk refleksi sekaligus memancang target masa depan. Sebab pihaknya ingin FK-KMK UGM tetap menjadi institusi kedokteran yang terkemuka di Indonesia.

"Ini sebenarnya masih ada beberapa kegiatan. Nanti puncaknya sebenarnya tanggal 5 Maret ya, itu puncak Dies kami," lontarnya.

Acara Family Gathering ini terbukti memang sangat seru. Dari pantauan Radar Jogja keseruan acara terlihat dari beragam lomba yang menguras keringat sekaligus mengundang tawa.

Mulai dari tarik tambang, estafet sehat, hingga lomba menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berbasis bahan lokal.

Tak hanya itu, ada pula aksi Fun Bike yang diikuti komunitas sepeda hingga luar kota, seperti BCS Demak, yang menambah nuansa kolaboratif.

Hiburan lain seperti final Medika Idol dan Flash Mob juga menjadi daya tarik tersendiri. Melalui kegiatan ini, FK-KMK UGM seolah ingin menegaskan bahwa di balik kesibukan dunia medis dan akademik yang padat, kesehatan mental dan ikatan emosional antaranggota keluarga besar adalah fondasi utama untuk terus berprestasi.

Ketua Panitia Acara Likke Putri menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan mulai dari fun bike, fun walk, hingga talkshow bersama dr. Tirta Mandira Hudhi sengaja digratiskan untuk menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) terhadap FK-KMK.

"Semua digabung jadi satu. Tujuannya memang ingin give back ke mereka. Kami ingin mengingatkan bahwa kami semua ini satu keluarga besar, baik itu dosen, tendik, maupun mahasiswa. Harapannya mereka senang dan rasa memilikinya semakin kuat," tandasnya.(ayu).

Editor : Bahana.
#UGM #family gathering #tahir foundation