RADAR JOGJA - Memberikan seikat bunga saat perayaan wisuda sudah menjadi tradisi yang umum di banyak budaya.
Namun, mengapa bunga dipilih sebagai simbol perayaan akademik?
Ternyata, memberikan bunga bukan hanya sekadar formalitas, melainkan memiliki makna mendalam.
Bunga sebagai Simbolisme
1. Ungkapan Selamat dan Dukungan: Memberikan bunga adalah tradisi universal untuk menyampaikan ucapan selamat dan dukungan bagi seseorang yang telah mencapai keberhasilan.
2. Keindahan dan Keharuman: Warna-warni bunga yang menawan serta aromanya yang menenangkan melambangkan perjalanan pendidikan yang penuh tantangan, diwarnai dengan berbagai prestasi.
3. Simbol Perayaan dan Kegembiraan: Bunga kerap menjadi simbol kebahagiaan dalam momen perayaan pencapaian besar, seperti wisuda.
Ada beberapa jenis bunga yang sering diberikan saat perayaan wisuda, masing-masing dengan maknanya tersendiri:
- Mawar: Melambangkan cinta, kecantikan, dan penghargaan.
- Lili: Simbol kemurnian, keagungan, dan keabadian.
- Bunga Matahari: Melambangkan semangat hidup, optimisme, dan kebahagiaan.
- Anyelir: Menggambarkan kasih sayang, cinta, dan kekaguman.
Tradisi memberikan bunga saat perayaan sudah ada sejak zaman dahulu dan terus bertahan hingga kini.
Salah satu alasan bunga menjadi pilihan adalah karena mudah didapatkan, harganya relatif terjangkau, serta memiliki nilai estetika yang tinggi.
Lebih dari sekadar perayaan, pemberian bunga pada momen wisuda memiliki makna simbolis.
Bunga menjadi lambang pertumbuhan, harapan agar setelah pencapaian ini, akan ada kesuksesan yang lebih besar di masa depan. (Julia Putri Nur Isma)
Editor : Winda Atika Ira Puspita