Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Setahun Dibuka, Program Studi Pariwisata UNY Tinggi Peminat

Fahmi Fahriza • Kamis, 18 April 2024 | 22:11 WIB
ANTUSIAS: Foto Kaprodi Pariwisata UNY Ebtana Sella Mayang Fitri.
ANTUSIAS: Foto Kaprodi Pariwisata UNY Ebtana Sella Mayang Fitri.

SLEMAN - Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada 2023 lalu baru saja meresmikan program studi pariwisata jenjang S1. Secara umum, prodi tersebut ternyata cukup banyak menarik antusiasme calon mahasiswa baru.

Kaprodi Pariwisata UNY Ebtana Sella Mayang Fitri mengatakan, pada penerimaan mahasiswa baru angkatan pertama 2023, setidaknya ada lebih dari tiga ribu calon mahasiswa yang mendaftar.

"Kami hanya menerima 100 mahasiswa baru tahun lalu, dibagi menjadi dua kelas, dan semuanya melalui jalur seleksi mandiri," katanya pada Radar Jogja, Kamis (18/4).

Sementara, untuk penerimaan mahasiswa di tahun ajaran 2024 kali ini, Ebtana mengungkapkan justru ada pengurangan jumlah.

Dari tahun lalu 100 mahasiswa baru menjadi 80 mahasiswa saja.

"Namun jalurnya kini lebih banyak, dari jalur prestasi, SNBP hingga Mandiri. Kalau tahun lalu hanya jalur mandiri saja," ungkap Kaprodi, yang kini sedang menempuh S3 Kajian Pariwisata di UGM tersebut.

Dikatakan, jumlah kuota tersebut memang sengaja dibatasi, karena masih banyak pekerjaan yang perlu diselesaikan seperti penyempurnaan kurikulum, asesmen akreditasi hingga penambahan jumlah dosen.

"Untuk di pariwisata sejauh ini kami baru memiliki empat dosen pengajar, nanti rencananya juga ditambah secara berkala," tuturnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan, proses penyempurnaan kurikulum tidak hanya melibatkan para akademisi semata.

Namun, juga menggandeng langsung para stakeholder pariwisata di wilayah DIY untuk merumuskan kurikulum tersebut.

"Kamu gandeng juga pelaku industri wisata, karena mereka juga memiliki banyak Insight langsung soal kondisi di lapangan seperti apa," bebernya.

Ia menilai, tercetusnya prodi pariwisata di UNY salah satunya juga ditengarai oleh faktor Kota Jogja yang identik dengan kota wisata.

Sebagai institusi pendidikan, Ebtana mengakui, UNY perlu untuk turut memberikan kontribusi terhadap kota Jogja. Salah satunya melalui sektor pariwisata tersebut.

Secara garis besar, ia juga membeberkan, saat ini para pendaftar prodi pariwisata masih didominasi oleh mahasiswa dari wilayah DIY dengan demografi dominan perempuan.

"Dari data tahun lalu, 60 persen mahasiswa kami dari DIY, sisanya baru luar daerah. Perbandingannya ada 70 persen perempuan dan 30 persen laki-laki," sebutnya. (iza)

Editor : Amin Surachmad
#Kota Jogja #Pariwisata #studi #UNY