RADAR JOGJA – Sebuah video mendadak viral di sosial media TikTok karena memperlihatkan tindak perundungan yang dilakukan oleh segerombolan mahasiswa UIN Jambi kepada mahasiswi yang sedang naik lift.
Video disebut diunggah oleh akun TikTok @30_Juli_2004, nampak dua mahasiswi UIN Jambi tengah berada di dalam lift dan segerombolan mahasiswa berada diluar lift sedang memainkan tombol buka tutup lift.
Hal itu menyebabkan lift tidak bergerak dan membuat dua mahasiswi tersebut merasa jengkel, sebab tak hanya memainkan tombol lift, mahasiswa itu juga menggoda dan sempat ingin memasukkan tong sampah ke dalam lift yang mereka naiki.
“Hahahaha terbully dia,” ujar salah satu mahasiswa yang melakukan tindak bullying.
Atas ramainya video tersebut, pihak UIN Jambi dengan sigap memberikan tindak lanjut kepada pelaku yang bersangkutan.
Hal tersebut diumumkan lewat akun Instagram @uinjambi.ac.id, bahwa mereka telah mengantongi identitas para pelaku dan akan melakukan pemanggilan pada hari ini (13/10).
Pihak UIN Jambi akan mengambil tindakan tegas dan memproses kejadian tersebut sesuai dengan aturan dan kode etik kampus.
Dalam pengumuman tersebut pihak kampus juga menyertakan link akun TikTok yang berisi klarifikasi dari korban.
"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, nama saya Cintria, saya dari UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi," bunyi narasi dari video tersebut.
"Di sini saya ingin mengklarifikasi bahwasannya terkait video yang sedang beredar di media sosial terlebih di aplikasi TikTok, dari pihak kampus pihak UIN sudah memberikan tanggapan terhadap video tersebut,"
"Besok pagi tinggal menunggu waktu dimana saya akan dipertemukan dengan pelaku yang ada di video tersebut. Pihak UIN tidak membiarkan adanya tindakan bully seperti demikian."
Baca Juga: PBNU: Jika Tidak Menggunakan Politik Agama Cak Imin Tidak Perlu Reaktif
"Mereka akan tetap memberikan sanksi sesuai dengan perbuatan yang telah dilakukan oleh anak-anak yang ada di video tersebut,” ungkap Cintria selaku korban dalam video klarifikasi itu. (Erlika Yusfiarista/ RADAR JOGJA)
Editor : Bahana.