RADAR JOGJA - SMK Negeri 2 Kasihan atau Sekolah Menengah Musik (SMM) Jogja bersama dengan The Italian Cultural Institute Jakarta menggelar konser orchestra di Auditorium SMM Jogja Senin malam (4/92/3). Konser mengambil tajuk Progetto Maestri, menghadirkan konduktor Beatrice Venezi.
Kepala Sekolah SMM Jogja Agus Suranto mengatakan, konser ini menghadirkan konduktor kelas dunia menjadi momen yang sangat istimewa. Apalagi Beatrice Venezi dari Italia mau membagikan ilmu kepada para siswanya. "Konser ini menjadi ajang penguatan dan penajaman kompetensi siswa dalam bermusik," ujarnya.
Agus mengatakan, SMM Jogja sebagai sekolah musik klasik tertua di Indonesia berkomitmen terus membuka ruang belajar bagi para siswa. Sekolah yang berdiri sejak 1 Januari 1952 ini menyadari pentingnya membuka diri dengan berkolaborasi dengan musisi luar.
"Kami menyadari bahwa kehebatan siswa kami dalam bermain musik di ruang praktik, belumlah cukup jika tanpa disertai pengalaman pendukung yang relevan dan berkualitas seperti konser malam hari ini," jelasnya.
Sebelumnya, Beatrice Venezi mengawali kegiatan masterclass orchestra dan conducting selama tiga hari. Yakni pada 1-3 September 2023 lalu dilanjutkan dengan konser orchestra sebagai puncak rangkaian kegiatan. Dia membagikan ilmunya kepada kelas 11 dan 12 SMM Jogja.
Sementara itu, Beatrice Venezi mengatakan, kedatangannya ke Indonesia khususnya di Jogja baru pertama kali. Dia mengaku sangat terkesan kepada para siswa di SMM Jogja maupun Kota Jogja.
"Selama tiga hari bersama siswa, saya terkesan. Mereka memiliki keinginan besar untuk belajar, memiliki keterbukaan dan memiliki kapasitas yang besar dan potensi untuk menjadi lebih baik," ujarnya.
Hal yang tidak kalah menarik dan cukup mengejutkan ialah komitmen para siswa dalam belajar. Menurut Beatrice, para siswa sangat disiplin dan bertanggungjawab selama kelas tiga hari. Mereka dinilai bisa menghargai waktu dengan baik.
"Saya melihat ada talenta pada siswa di sini. Mereka sangat kreatif, mungkin mereka masih muda tapi mereka sangat profesional. Mereka datang tepat waktu saat latihan dan sudah sangat siap. Kadang-kadang hal seperti ini tidak ditemukan pada musisi yang profesional," jelasnya.
Konser Progetto Maestri menyuguhkan 11 repertoar. Diawali Indonesia Raya (comp WR Supratman), Hungarian Dance (comp Johannes Brahms), Waltz No. 2 (comp Dmitri Shostakovich) dengan konduktor Elok Shinta. Kemudian, Lamunan Pagi (comp Bakti Setyaji) dan What in Bali Today (comp I Wayan Balawan) dengan konduktor Bakti Setyaji.
Dilanjutkan Three Hungarian Folk Song (comp Bela Bartok), Funiculi Funicula (comp Luigi Denza) dengan konduktor Maretha Isroviana. Pada empat repertoar terakhir, Beatrice Venezi tampil sebagai konduktor dalam Overture Barber of Seville (comp Gioachino Rossini), Symphonie No.40 Bagian I (comp Wolfgang Amadeus Mozart), Radetzky March (comp Johann Strauss Vater), serta Nyanyian Negeriku (comp Singgih Sanjaya). (lan/bah/eno)
Editor : Satria Pradika