RADAR JOGJA – Lebih dari 400 karya dari 221 guru SMK Seni dan Ekonomi Kreatif ditampilkan dalam pameran bertema Merdeka Berkarya, Merajut Estetika Nusantara. Kegiatan digelar Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni Budaya di Museum Benteng Vredeburg Jogja, mulai Senin sampai Rabu (28-30/11).

Kepala BBPPMPV Seni Budaya Sarjilah pameran ini merupakan hasil karya dari para guru seni dan ekonomi kreatif dari seluruh Indonesia yang memiliki bidang seni dan ekonomi kreatif. Hampir sebulan mengikuti diklat yang digelar BBPPMPV Seni Budaya, termasuk magang di dunia industri selama 10 hari. Pameran ini sebagai bentuk pertanggungjawaban kreasi dari diklat yang diikuti. “Sebelum diaplikasikan pada siswa di sekolah masing-masing, karya para guru kami tampilkan dalam pameran,” ujarnya dalam jumpa pers Minggu (28/11).

Adapun bidang seni dan ekonomi kreatif di SMK tersebut di antaranya animasi, desain interior, teknik furniture, desain komunikasi visual (DKV) , seni lukis, patung, musik, tari, karawitan, kriya batik, tekstil, film dan lain-lain. Karya para guru ini pun sangat variatif, ada yang membuat patung, topeng, perhiasan, kerajianan tangan, beragam lukisan serta berbagai produk ekonomi kreatif lainnya. “Dengan pameran dan pertunjukan di Titik Nol Kilometer Jogja sebagai awal perbaikan kualitas guru bidang seni dan ekonomi kreatif,” katanya.

Ketua Panitia Gelar Karya Sigit Purnomo menambahkan, SMK yang dituntut menghasilkan lulusan yang siap kerja dan sesuai kebutuhan industri harus terus update.Karena itu selama pelatihan para guru ini juga dimagangkan ke dunia industri. Untuk menyerap kebutuhan industri. “Jadi karya yang ditampilkan ini ada yang fungsional adapula yang fine art (seni murni),” tuturnya.

Tapi diakui Sigit, dalam pelaksanaannya belum sesuai harapan. Hasil monitoring evaluasi yang dilakukan, diketahui banyak guru yang punya potensi membuat karya tapi tidak bisa mewujudkannya. Salah satunya alasan tidak memiliki cukup waktu untuk mengasah skill karena sudah disibukkan dengan urusan administrasi. (mg1/pra)

Pendidikan