RADAR JOGJA – Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI) menggelar wisuda di Gedung Bale Lantip UTDI, Jalan Raya Janti (Majahpahit) Nomor 143, Banguntapan, Bantul, Sabtu (15/10). Total ada 125 mahasiswa yang diwisuda. Terdiri dari dua orang program magister, 82 orang program sarjana dan 41 orang program diploma. Sehingga sejak awal berdiri, UTDI telah meluluskan sebanyak 11.144 mahasiswa.

Dosen sekaligus Ketua Panita Wisuda UTDI Nafisatul Lutfi mengatakan ini merupakan gelaran wisuda tatap muka kedua usai pandemi. Berbeda dengan tahun lalu, kali ini orang tua wisudawan diperkenankan untuk mengikuti acara di dalam ruangan.

“Persiapannya adalah memastikan semua wisudawan sudah vaksin, kemudian orang tua juga sudah vaksin. Prokesnya juga disiapkan,” jelasnya saat ditemui di Gedung Bale Lantip UTDI, Jalan Raya Janti (Majahpahit) No. 143, Banguntapan, Bantul, Sabtu (15/10).

Rektor UTDI Totok Suprawoto mengaku pihaknya tak lantas melepas begitu saja mahasiswa usai wisuda. Para lulusan disalurkan ke beberapa perusahaan. Terutama yang telah menjalin kerja sama melalui program campus hiring.

Pada periode kali ini total telah ada 6 perusahaan. Seluruhnya menawarkan posisi pekerjaan kepada mahasiswa UTDI. Sehingga dapat langsung menyalurkan ilmu dan bekal yang diperoleh selama mengikuti perkuliahan di UTDI.

“Baik hard skill maupun soft skill bisa diterapkan di lingkungan pekerjaan. Baik yang nantinya bekerja di perusahaan atau industri, berwirausaha, maupun melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi,” katanya.

Totok mengatakan lulusan UTDI memiliki kesempatan yang sangat terbuka dalam mendapatkan pekerjaan. Meski demikian, lulusan juga tetap diharapkan meningkatkan keterampilan.

Dia juga mendorong agar mahasiswa terus eksplorasi diri. Khususnya terhadap bidang yang diminati. Sehingga ke depan, lulusan UTDI dapat memenuhi tuntutan dunia kerja yang dinamis.

“Tidak cukup mengandalkan ijazah. Perlu meningkatkan kompetensi seiring dengan meningkatnya kebutuhan industri. Bisa dilakukan dengan berbagai jalur. Misalnya meningkatkan skill dengan sertifikasi maupun eksplorasi diri sesuai dengan bidang yang diminati,” ujarnya. (*/isa/dwi)

Pendidikan