RADAR JOGJA – Mungkin banyak diantara kita yang pernah kuliah, namun tiba-tiba berhenti karena alasan harus bekerja atau terkendala biaya. Padahal semangat untuk terus belajar masih tinggi dan masih ingin melanjutkan kuliah di perguruan tinggi. Salah satu solusi yang ditawarkan oleh pemerintah adalah melalui program RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau).

RPL merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. “Tujuannya untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi setiap individu untuk menempuh pendidikan formal, nonformal dan informal melalui fasilitas pembelajaran sepanjang hayat serta memberikan kesempatan penyetaraan terhadap kualifikasi tertentu. Program ini juga bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk belajar sepanjang hayat melalui pendidikan formal pada jenjang Pendidikan Tinggi,” ujar Dekan FE UNY Dr. Siswanto, M. Pd.

Program RPL dapat diikuti oleh seluruh  masyarakat yang merupakan lulusan SMA atau sederajat dan memiliki pengalaman kerja untuk dapat melanjutkan pada program Sarjana. Disamping itu, lulusan D1/D2/D3 atau pernah mengikuti kuliah di Perguruan Tinggi tetapi tidak selesai serta memiliki pengalaman kerja juga dapat melanjutkan pada program RPL ini. Bahkan, lulusan sarjana dan pernah mengikuti kuliah pada program Magister tetapi tidak selesai, juga dapat melanjutkan pada program RPL Magister.

“Salah satu perguruan tinggi yang diberikan kesempatan untuk menyelenggarakan program RPL adalah Universitas Negeri Yogyakarta. Terdapat kurang lebih 54 prodi yang dapat dipilih di UNY untuk program RPL,” ungkap Dr. Siswanto, M. Pd.

Salah satu fakultas penyelenggara program RPL di UNY adalah FE UNY. Saat ini program RPL di FE UNY yang sedang berjalan adalah RPL Desa hasil kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. RPL Desa merekognisi pengalaman yang dimiliki perangkat desa dan pelaku pembangunan desa. Program ini diperuntukkan bagi Kepala Desa, Perangkat Desa, Anggota Badan Permusyawaratan Desa, Pengelola BUM Desa, Tenaga Pendamping Profesional, serta Pegiat Pemberdayaan Masyarakat Desa untuk menempuh pendidikan tinggi melalui RPL Desa. Mereka diberikan beasiswa dan kesempatan untuk melanjutkan kuliah di jenjang S1.

Program studi yang ada di FE UNY untuk program RPL Desa adalah adalah prodi Akuntansi dan Manajemen, dengan total jumlah mahasiswa kurang lebih 205 mahasiswa. Diharapkan melalui RPL Desa, pendidikan nonformal dan informal serta pengalaman kerja yang telah dilalui Kepala Desa danpegiat desa lainnya, dapat diakui sebagai capaian pembelajaran dalam bentuk perolehan sks untuk menempuh pendidikan jenjang sarjana atau pascasarjana. Program RPL UNY juga dibuka tidak hanya untuk kelas kerjasama dengan namun juga bagi kelas regular (umum). Syarat dan ketentuan mengenai pendaftaran program RPL dapat diakses melalui laman pmb.uny.ac.id. (*/ila)

Pendidikan