RADAR JOGJA – Universitas Cokroaminoto (Uncok) di bawah Yayasan Perguruan Tinggi Islam (Yaperti) akan kembali memulai perkuliahan tatap muka pada Senin (6/6). Sebagai bentuk syukuran dimulainya perkuliahan tatap muka, ditandai dengan potong tumpeng di kampus Uncok di Jalan Pramuka 70, Umbulharjo, Jogja, Sabtu (4/6).

Menurut Wakil Rektor 3 Uncok Elvan Gomes, kegiatan potong tumpeng tersebut sebagai bentuk syukuran dimulainya tahun ajaran baru. Saat ini terdapat sekitar 1.000 mahasiswa aktif.  Sudah ada sekitar 400-500 mahasiswa lama yang regustrasi. Ditambah dengan 200 mahasiswa baru. Juga ada 60 dosen yang siap mengajar. “Selama ini kegiatan perkuliahan dilakukan secara daring,” kata Elvan.

Saat ini, Uncok memiliki enam prodi yakni Hukum, Agama, Pendidikan Agama Islam, Teknik, PKN dan Ekonomi. Untuk Pascasarjana ada Hukum, Fisipol dan Ekonomi. Dia menyebut ada 50 mahasiswa pascasarjana di Uncok. Uncok juga kerjasama dengan kampus di dalam dan luar negeri. Termasuk mempraktikkan program merdeka belajar dari Kemendikbud. “Yang jelas misi kami menciptakan sarjana praktisi, bukan sebagai pencari kerja tapi menciptakan lapangan kerja,” tuturnya.

Elvan menambahkan, untuk pengembangan saat ini Uncok di bawah Yaperti yang sudah berdiri sejak 1963 itu, sedang mempersiapkan pembangunan gedung kampus baru di Jalan Godean. Dia menyebut, sudah ada lahan satu hektare. Tujuannya, lanjut dia, adalah untuk menciptakan suasana perkuliahan yang nyaman bagi mahasiswa maupun dosen. “Dalam pendidikan tidak boleh ribut-ribut,” katanya.

Sementara itu, pelaksana harian Rektor Uncok Dr Agus Pandoman mengatakan, dengan dimulainya kembali perkuliahan tatap muka ini juga sebagai wujud komitmen Uncok dalam kegiatan akademis. Selama ini, lanjutnya, Uncok juga sudah bekerja sama dengan berbagai kampus dalam bagian dari double degree. “Mahasiwa diberi kesempatan belajar lebih baik bisa memilih yang diminati dalam perkuliahan,” ungkapnya. (pra)

Pendidikan