RADAR JOGJA – Perguruan tinggi (PT) memegang peranan penting dalam menghadapi berbagai dinamika perkembangan zaman. Melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), diharapkan mampu mendekatkan PT dengan masyarakat.

Ketua Unit Pelayanan dan Pengembangan Pendidikan Universitas Sumatera Utara (USU) Dwi Suryanto menjelaskan, saat ini sudah banyak PT yang menyadari pentingnya MBKM. Terlebih, saat ini PT dapat merespon berbagai kebutuhan masyarakat. Sehingga dapat berperan aktif dalam usaha perancangan solusi atas permasalahan yang dihadapi masyarakat.

“Terlebih diwujudkan melalui program-program penelitian dan pengabdian,” bebernya saat seminar nasional Penelitian MBKM dan Pengabdian Unggulan UAJY 2021, (29/12).

Diketahui, dalam agenda seminar nasional, turut disampaikan refleksi implementasi program MBKM di lingkungan Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY). Materi dilanjutkan dengan pemaparan pandangan mengenai penerapan MBKM di lingkup yang lebih luas. Melalui observasi praktik di universitas lain. Serta pengamatan dari sudut pandang pelaku industri. Masing-masing perwakilan dari tim penelitian dan pengabdian, diberikan kesempatan untuk mempresentasikan karya yang telah mereka kerjakan.

Program pengabdian yang sudah dilakukan seperti peningkatan digitalisasi pariwisata. Peningkatan kapasitas dan partisipasi pelestari, relawan, dan pelaku pariwisata, dan penerapan mesin CNC untuk mendukung additive manufacturing. Dengan lokasi pengabdian menyebar di wilayah Kulonprogo, Magelang, dan Bantul.

Penelitaian dan pengabdian MBKM unggulan di UAJY telah menghasilkan 18 makalah, 23 artikel jurnal nasional, 1 jurnal internasional dan mendapat 7 haki. Dan diharapkan, praktik yang telah dilakukan akan memberikan manfaat bagi masyarakat. (*/mg1/eno/dwi)

Pendidikan