RADAR JOGJA– Dalam rangka meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM), dosen dan calon dosen (cados) Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YoMa) mengikuti pelatihan di Universitas Gadjah Mada (UGM) sejak Rabu (22/12/2021).

Kegiatan yang dilaksanakan hingga Jumat (24/12/2021) untuk menggali informasi tentang peran feed additive dalam pengembangan pakan fungsional di Laboratorium Ilmu Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, UGM.

Hari pertama pelatihan meliputi tiga sesi. Pertama diisi oleh Prof Dr Ir Kustantinah DEA IPU, yang menyampaikan materi additive sebagai pakan fungsional. Selanjutnya, materi potensi penggunaan nanoteknologi feed additive pada unggas disampaikan oleh Prof Dr Ir Zuprizal DEA IPU ASEAN Eng. Kemudian  Ir Nanung Danar Dono SPt MP PhD IPM ASEAN Eng memaparkan materi efikasi asam organik sebagai aditif pengganti antibiotik pada ternak unggas.

Pelatihan hari kedua juga meliputi tiga materi. Yakni potensi feed additive asal tanaman pada unggas. Materi ini disampaikan oleh R. Edwin Indarto SPt MP/Dr Aji Praba Baskara SPt. Lalu sesi kedua diisi oleh Dr Ir Bambang Suhartanto DEA IPU tentang additive pada hijauan. Selanjutnya Prof Dr Ir Lies Mira Yusiati SU IPU ASEAN Eng mengisi materi peran additive sebagai penurun methan.

Peserta pelatihan juga berkesempatan mengikuti praktikum pengukuran tanin di Laboratorium Ilmu Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, UGM. Praktikum dipandu oleh Dr Ir Asih Kurniawati SPt MSi IPM,  R. Edwin Indarto SPt MP, Dr Aji Praba Baskara SPt, Siti Zubaidah SPt MSc, dan  Rina Ispitasari AMAK.

Ketua Penyelenggara Prof Dr Ir Kustantinah DEA IPU menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan digelar secara daring maupun luring. Untuk mengupas pentingnya pengembangan pakan fungsional.

“Laboratorium Ilmu Makanan Ternak merupakan program penerapan lebih luas dan mendalam dalam hal pakan ternak. Mengkaji tentang pengembangan dan penerapan ilmu nutrisi pakan, analisis kandungan pakan, pengembangan produk baru untuk pakan yang diberikan untuk ternak ruminansia dan non ruminansia,” jelasnya.

Laboratorium yang dipimpin oleh Nanung Danar Dono itu bertanggung jawab dalam disiplin ilmu bahan pakan ternak dan nutrisi ternak. “Analisis kimia yang meliputi komponen penyusun, anti kualitas, mineral dan energi bahan pakan dapat dilakukan di laboratorium ini,” katanya.

Sementara itu, mewakili delegasi Polbangtan YoMa, Dr Joko Daryanto SPT MP mengaku sangat antusias mengikuti pelatihan tersebut. Terlebih Kampus Polbangtan YoMa Jurusan Peternakan di Magelang memiliki program studi. Yakni Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan, Teknologi Produksi Ternak, dan Teknologi Pakan Ternak. “Ilmu yang kami peroleh sangat bermanfaat. Kami mendapat pengalaman baru untuk pengembangan SDM Polbangtan YoMa Kampus Magelang,” ujarnya.(yog)

Pendidikan