RADAR JOGJA – Pandemi Covid-19 membatasi banyak hal. Salah satunya adalah proses pendidikan. Di era Covid-19 saat ini pendidikan masih belum bisa dilangsungkan secara normal.

Jalannya kegiatan pendidikan masih harus mengandalkan sistem pembelajaran daring. Hal itu jadi tantangan tersendiri. Bisa dibayangkan tantangan seperti apa yang dihadapi para pelajar atau mereka yang ingin belajar tapi memiliki keterbatasan. Misalnya keterbatasan dalam melihat atau tuna netra.

Kawan Netra bersama dengan Indonesia Ecotourism Institute, Distinctive Career dan Let Us Talk Community memiliki program menarik. Mereka memberikan pembekalan pengetahuan dasar mengenai dunia pariwisata kepada para penyandang tuna netra, terutama kemampuan dasar dalam berbahasa Inggris.

Founder dan executive director dari Let Us Talk Community, Rafi Ratna Sari menyatakan ada 15 tuna netra yang ikut serta dalam proses pembelajaran tersebut. Yang dilaksanakan sejak September hingga November nanti.
Sosok yang akrab disapa Raras itu menyatakan selama ini para penyandang tuna netra lebih banyak dibekali dengan kemampuan untuk pijat saja. Padahal menurut dia, para penyandang tuna netra juga punya keinginan untuk belajar hal lain. “Dari 15 yang ikut kegiatan kami itu terlihat sangat antusias sekali,” katanya kepada Radar Jogja.

Raras menjelaskan kegiatan pembelajaran tersebut dilakukan sepekan sekali. Menggunakan platform pembelajaran digital seperti Zoom dan semacamnya. Juga ada aplikasi khusus yang memudahkan para penyandang tuna netra untuk bisa mengikuti pembelajaran dengan baik.

Lebih lanjut, dijelaskan Raras para tuna netra itu diajarkan dasar-dasar Bahasa Inggris. Terutama yang berkaitan dengan dunia pariwisata. Seperti kata-kata umum yang biasa ada di pariwisata. Kemudian cara mengenalkan diri dengan menggunakan Bahasa Inggris. “Juga misalnya soal pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul di pariwisata,” tandas Raras.

Raras berharap apa yang diberikan kepada para penyandang tuna netra ini bisa bermanfaat. Untuk sekedar menambah pengetahuan atau bisa digunakan bagi kehidupan mereka kelak. (kur/bah)

Pendidikan