RADAR JOGJA- Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Jogjakarta secara resmi meluncurkan Logo Milad UAD ke-61 di Amphitheater Gedung Fakultas Kedokteran, Sabtu (25/9).

Peluncuran dilakukan oleh Rektor UAD Muchlas, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Marsudi Triatmodjo, Ketua Panitia Milad 61 Sunardi yang juga Dekan Fakultas Teknologi Industri (FTI) UAD, dan Salamatun Asakdiyah selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UAD.

Tema yang diangkat pada Milad UAD ke-61 kali ini adalah ‘Transformasi Teknologi untuk Ketahanan Ekonomi Menuju Pembangunan Berkelanjutan’.

Rektor UAD Muchlas berharap tema ini dapat menggugah pemanfaatan teknologi untuk ketahanan ekonomi yang selanjutnya dapat mendorong pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Selain itu, ia menjelaskan fungsi milad yang pertama sebagai sarana untuk muhasabah atau refleksi diri terhadap kinerja yang telah dilaksanakan selama satu tahun. Refleksi diri ini diwujudkan dalam laporan tahunan rektor dalam pidato milad.

“Kedua, sebagai ajang silaturahmi keluarga besar UAD yang terdiri dari pimpinan, dosen, karyawan, tenaga kependidikan, dan keluarganya. Selama satu tahun bekerja mesti merasa jenuh. Oleh karenanya milad ini sebagai psychology recharging sehingga pikiran bisa segar kembali dan bekerja dengan spirit yang tinggi,” ujarnya.

Ketua Milad UAD ke-61 Sunardi menyampaikan, ada berbagai acara dalam rangkaian kegiatan Milad UAD ini.

Pertama launching logo, kedua bulan publikasi penelitian dan pengabdian, dan ketiga berbagai lomba bagi pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, anak-anak dosen dan tenaga kependidikan, mahasiswa, siswa SMA/SMK, dan masyarakat umum.

“Yang keempat lomba poster penelitian dan pengabdian, demo produk inovasi dan hilirisasi. Kelima silaturahmi kepada mantan pimpinan, dosen, tenaga kependidikan yang sudah purnatugas, dan bakti sosial bagi masyarakat sekitar kampus. Keenam, pengabdian pada desa binaan. Ketujuh pengajian keluarga besar UAD, dan yang kedelapan pidato Milad UAD ke-61 dari narasumber dan laporan Rektor UAD,” ungkapnya.

Logo Milad UAD ke-61, dijelaskan oleh Salamatun terdiri atas lingkaran terbuka warna biru tua, lingkaran sebagian warna turquoise, lingkaran sebagian oranye, bidang tegak warna kuning, dan bidang miring warna abu-abu.

“Lingkaran terbuka warna biru tua melambangkan keterbukaan transformasi teknologi yang selalu berinovasi berbasis pada temuan-temuan terkini. Lingkaran sebagian warna turquoise menggambarkan tujuan utama pembangunan yang berkelanjutan.

Lingkaran sebagian warna orange menggambarkan kuatnya tekad dalam mengupayakan transformasi teknologi melalui inovasi. Kemudian bidang tegak warna kuning, menunjukkan kokohnya stabilitas ekonomi yang diharapkan. Sedang bidang miring warna abu-abu menggambarkan keseriusan, kestabilan, kemandirian, dan tanggung jawab,” ujarnya.

Sementara itu, Marsudi Triatmodjo mengharapkan agar di usia 61 tahun, UAD terus meningkatkan kualitas dan profesionalitas.  “Sehingga UAD terus menjadi lembaga pendidikan yang menempati peringkat atas,” pesannya. (*/sky)

Pendidikan