RADAR JOGJA – Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YoMa) menggelar sosialisasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan peredaran gelap narkoba (P4GN), Jumat (24/9/2021).

Acara rutin tahunan itu diikuti seluruh pegawai Polbangtan YoMa.

Hadir secara daring sebagai narasumber Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Magelang, Catharina S. M. SSos.
Sedangkan petugas BNNK Magelang tetap hadir di Kampus Magelang untuk melakukan tes urine. Hasilnya 100 persen pegawai Polbangtan YoMa bebas narkoba. “Hasil tes urine itu kami laporkan ke Biro Organisasi dan Kepegawaian Kementerian Pertanian,” ujar Ketua Panitia Sosialisasi P4GN Polbangtan YoMa drh Jerry Sumampouw MSc.

Menurut Jerry, kegiatan aksi nasional P4GN sudah dilaksanakan tiga tahun berturut-turut.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polbangtan YoMa mendukung pemerintah dalam upaya pemeberantasan narkoba. “Hasil tes urine menunjukkan Polbangtan YoMa bebas/bersih dari narkoba. Pegawai seluruh civitas acedemica bisa membentengi diri dari bahaya narkoba,” kata Jerry.

NEGATIF: Pegawai Polbangtan YoMa menjalani tes urine. Hasilnya semua dipastikan bebas narkoba. (POLBANGTAN YOMA)

Wadir 3 Polbangtan YoMa Dr drh Budi Purwo Widiarso MP menambahkan bahwa sosialisasi P4GN merupakan salah satu bentuk revolusi mental. “Presiden pernah berkata dan menitipkan masalah narkoba agar disampaikan secara gencar. Karena posisi Indonesia sudah dalam darurat narkoba,” ungkapnya.

Budi berharap, kegiatan sosialisasi P4GN bisa berdampak luas bagi masyarakat. Agar penyalahgunaan narkoba terus berkurang. “Tujuan p4Gn ini sangat mulia. Menyelamatkan kita dan anak cucu dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” tutur Budi.

Sementara itu, Catharina mengatakan, perkembangan penyalahgunaan narkoba akhir-akhir ini semakin mengkhawatirkan. “Aksi nasional P4GN ini adalah bentuk perjuangan untuk terus memberantas penyalahgunaan narkoba di setiap aspek dan lini kehidupan kita,” tegasnya.(yog)

Pendidikan