RADAR JOGJA – Kementerian Pertanian terus menghadirkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas untuk memaksimalkan pembangunan pertanian. Termasuk mencetak job creator dan job seeker andal di Yogyakarta.

Di antaranya melalui pengukuhan 280 mahasiswa baru Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YoMa) secara daring dan luring di Kampus Pertanian Yogyakarta, Rabu (8/9/2021). Mereka adalah generasi penerus petani milenial.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mendorong generasi muda untuk berani terjun di bidang pertanian. Menurutnya, pertanian merupakan sektor yang menjanjikan di masa depan. “Bukan mengurusi soal pangan saja. Sektor pertanian kini adalah lapangan kerja yang terbuka dan tersedia di hadapanmu. Kenapa tidak masuk? Orang jelas menguntungkan, kamu belum tahu saja, kamu belum coba,” ungkap Mentan SYL.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi memperkuat pernyataan Mentan.

Mendapat mandat untuk menumbuhkan petani milenial, kata Dedi, BPPSDMP punya 3 cara jitu untuk mewujudkannya. Yaitu dengan memperkuat pilar penyuluhan, pelatihan, dan pendidikan. “Untuk dimengerti, dipahami, dan dilaksanakan, tugas utama Polbangtan dan SMK PP sebagai penyelenggara pendidikan vokasi pertanian kalian harus mampu mencetak qualified job seeker dan qualified job creator yang siap terjun di dunia pertanian dari hulu sampai hilir,” tegas Dedi.

Pengukuhan280 mahasiswa baru merupakan salah satu langkah konkret Polbangtan YoMa sebagai sekolah vokasi pertanian untuk mencetak petani milenial. Guna mendukung misi pembangunan pertanian.

Para mahasiswa baru calon petani milenial disambut dengan meriah oleh Senat Polbangtan YoMa serta para senior.

Ada yang menarik dari prosesi pengukuhan kali ini. Sebanyak 6 perwakilan mahasiswa baru yang hadir secara luring diantar menggunakan traktor ke lokasi acara. Hal ini sebagai salah satu upaya Polbangtan YoMa untuk menanamkan semangat pertanian sejak dini.

Dalam laporannya, Koordinator Bagian Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni (BAAKA) Polbangtan YoMa Endra Prasetyanta menyebutkan, pada penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2021/2022 Polbangtan YoMa berhasil menarik ribuan animo.

Kendati demikian, kuota penerimaan dibatasi masing-masing 140 untuk alokasi Jurusan Pertanain dan Jurusan Peternakan. “Animo yang kami dapat sangat baik. Total ada 2.345 pendaftar,” ujarnya.

Endra menambahkan, Program Studi (Prodi) Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan mendapat animo terbanyak dari pendaftar. Mencapai 660 orang. Disusul Prodi Agribisnis Hortikultura dengan 423 pendaftar.

Mayoritas pendaftar dari daerah Jawa Tengah. Mencapai 63,21 persen. Sisanya tersebar dari Aceh hingga Nusa Tenggara Barat.

Polbangtan YoMa menjamin seluruh mahasiswa yang berhasil diterima tahun ini telah melalui proses seleksi ketat sejak April hingga Agutus 2021 melalui lima jalur penerimaan. Yaitu undangan, tugas belajar, kerja sama, umum, dan prestasi, olahraga, seni, keilmuan, dan minat (POSKM).

Melalui sambutan yang dibacakan Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan Budi Purwo, Direktur Polbangtan YoMa Bambang Sudarmanto mengucapkan selamat datang dan kebanggaannya kepada para mahasiswa baru penerus generasi pertanian. “Selamat datang di Kampus Candradimuka Milenial Pertanian. Tidak semua yang melamar Polbangtan YoMa dapat diterima, ‘you are the chosen one’. Untuk dapat masuk ke Polbangtan kalian harus berjuang menyisihkan ribuan pelamar lainnya,” ucapnya.

Menurut Bambang, mahasiswa baru tahun akademik 2021 ini merupakan angkatan yang spesial. Karena merupakan angkatan kedua yang memulai kuliah secara daring. Sekaligus angkatan pertama yang memulai kurikulum Kampus Merdeka.

Lebih lanjut Bambang menuturkan, para mahasiswa baru patut berbangga karena Polbangtan YoMa merupakan salah satu pergurusan tinggi kedinasan terbaik di Indonesia. “Polbangtan YoMa telah terakreditasi A dan program studinya sebagian besar telah terakreditasi baik dan baik sekali. Hal ini tentunya akan memberikan kesempatan besar bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri dan membawa membawa perubahan pada masa depan pertanian Indonesia,” ujarnya.

Pada akhir sambutannya, Bambang berpesan kepada mahasiswa agar senantiasa menjadi angkatan yang cerdas, bijaksana dalam mengelola informasi, dan menjunjung etika sopan santun.(*/yog)

Pendidikan