RADAR JOGJA – Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) Disdikpora DIY melaksanakan Pendidikan dan Latihan Paskibraka Tahun 2021 pada 1-19 Agustus 2021. Kegiatan tersebut dalam rangka memberikan pelatihan bagi pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) pada hari kemerdekaan Indonesia ke-76 17 Agustus nanti di Istana Kepresidenan Jogja.
Sebelumnya telah dilakukan seleksi calon anggota Paskibraka sebanyak 80 siswa SMA/SMK/MA dari utusan Kabupaten/Kota se-DIY pada (9-11/4). Dari seleksi tersebut terpilih sebanyak 40 peserta untuk diikutkan dalam kegiatan pendidikan dan latihan.

Pembukaan Pendidikan dan Latihan Paskibraka dilaksanakan di Pondok Pemuda, Ambarbinangun Tirtonirmolo Kasihan Bantul, Senin (2/8). Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY sekaligus pembina upacara, Didik Wardaya membuka secara resmi. Dalam amanatnya, Didik berpesan kepada para peserta ada empat hal yang harus diperkuat untuk menghadapi masa depan yakni kualitas dasar meliputi daya pikir dengan membiasakan untuk bersikap kritis; daya hati dengan berusaha mendekatkan diri kepada Tuhan YME; daya fisik yakni selalu sadar tentang pentingnya kesehatan dengan menjauhi narkoba, kualitas untuk menguasai teknologi informasi, kualitas kebangsaan dengan memegang teguh Pancasila dan UUD 1945 dan kualitas global. “Yakni mampu berkolaborasi dengan berbagai pihak,” ungkapnya.

Kepala BPO Disdikpora DIY Eka Heru Prasetya menambahkan, peserta pendidikan dan pelatihan terdiri dari 38 perwakilan dari kabupaten/kota serta dua peserta untuk diikutsertakan ke paskibraka nasional dengan pelatih dari Purna Paskibraka DIY, TNI Polri, dan Disdikpora DIY. “Antusias dari 40 peserta sangat positif, mereka nantinya ditugaskan mengibarkan bendera di dua tempat yakni di Istana Kepresidenan Jogjakarta sebanyak 38 orang, sedangkan dua orang ditugaskan di Jakarta,” jelas Heru.

Heru menegaskan, sebelum pendidikan dan pelatihan, telah dilaksanakan tes Swab Covid 19 bagi peserta, pelatih maupun panitia untuk menghindari adanya penyebaran virus Covid 19. Selama pendidikan semua peserta juga diwajibkan untuk mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan mengurangi mobilitas. Lokasi kegiatan dipusatkan di Pondok Pemuda, Alun-alun Selatan, dan Istana Kepresidenan Jogjakarta. (*/pra)

Pendidikan