RADAR JOGJA- Pertanian menjadi salah satu sektor yang paling dapat diandalkan, termasuk pada masa pandemi Covid-19. Di saat kinerja sejumlah sektor mengalami penurunan signifikan, sektor pertanian memiliki ketahanan yang kuat.

Hal ini, dapat dilakukan dengan riset dan pengembangan teknologi pertanian yang sesuai dengan kebutuhan pertanian di era modern.

PDB sektor pertanian mampu tumbuh positif sebesar 16,24% q-to-q pada Triwulan II tahun 2020. Sementara itu, pada triwulan III dan IV, PDB pertanian tumbuh masing-masing sebesar 2,15% dan 2,59% y-on-y.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menuturkan masih banyak persoalan di sektor pertanian yang harus ditangani. Kondisi pertumbuhan yang terlihat saat ini tidak menjamin bahwa sektor pertanian di masa mendatang akan tetap tumbuh secara positif.

“Satu-satunya yang memberi topangan utama adalah pertanian. Yang lain turun, hanya pertanian yang naik,”katanya.

Yasin Limpo menambahkan perlu keseriusan dalam memikirkan strategi untuk memperkuat produktivitas, produksi, dan distribusi pertanian  di tahun-tahun mendatang.

Inovasi teknologi di sektor pertanian akan menjadi kunci dalam kemajuan bangsa, serta mempunyai peran penting dalam pembangunan pertanian. “Besok bisa turun kalau kita tidak jaga sama-sama,” ucapnya.

Sementara itu Rektor UGM, Panut Mulyono,  UGM akan mendukung program-program dari Menteri Pertanian yang memiliki visi untuk menghasilkan produk-produk riil yang dapat dimanfaatkan.

Pengembangan mekanisasi yang tengah dicanangkan menurutnya cukup penting dan akan turut berdampak menghidupkan industri manufaktur pertanian.

“Ini sesuatu yang sangat baik karena kita harus mengimbangi kemampuan produksi barang-barang dengan kemampuan pemasaran. Mudah-mudahan apa yang kita kerjakan hari ini membawa kemajuan bagi bangsa,” jelasnya. (sky)

Pendidikan