RADAR JOGJA — Belajar online untuk siswa di Sekolah Luar Biasa memiliki banyak tantangan. Salah satu tantangan bagi para guru adalah harus menyajikan materi berbasis online yang disesuaikan dengan ketunaan siswa. Keterampilan dalam menggunakan media belajar berbasis online tentunya menjadi hal yang penting dikuasai oleh guru.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan tiga dosen dari Universitas Teknologi Yogyakarta ini menyasar pada peningkatan keterampilan guru SLB dalam menggunakan media aplikasi yang dapat mengoptimalkan pembelajaran daring bagi siswa berkebutuhan khusus.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pada tanggal  6 – 9 April 2021 di SLB Tunas Sejahtera yang beralamat di Dusun Gendengan, Kelurahan Margodadi, Kecamatan Seyegan, Kabupaten Sleman. Dosen yang melakukan pengabdian masyarakat untuk guru SLB ini adalah Erlin Fitria, S. Pd., M.Pd sebagai ketua pengabdian kepada masyarakat bersama dengan Irma Handayani, S.Kom, M. Cs dan Ulfa Amalia, S.Psi, MA yang berlaku sebagai anggota. Dalam kegiatan pengabdian ini, juga melibatkan dua orang mahasiswa yaitu Indah Novita Anggraini dan Kelik Tri Tirto Kusumo dari program studi Bimbingan dan Konseling UTY.

”Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk peningkatan keterampilan guru SLB dalam membuat media pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran daring serta juga memberikan penguatan motivasi guru dan orangtua dalam mendampingi siswa slb belajar online,” jelas Erlin Fitria, S.Pd, M.Pd.

Dia menjelaskan, ada empat kegiatan yang dilaksanakan. Pertama diadakan pelatihan keterampilan guru dalam pembelajaran daring dengan menggunakan media Gem Reflektif. Media Gem reflektif ini merupakan hasil penelitian yang telah dikembangkan sebelumnya. Kedua dengan tema yang sama tetapi dengan media yang berbeda yaitu screen cast o matic. Ketiga, workshop yang diberikan untuk guru dalam peningkatan motivasi agar guru senantiasa mendampingi siswa secara optimal dalam pembelajaran daring.

”Yang keempat, pelatihan untuk orang tua agar tetap semangat, termotivasi, sabar dalam mendampingi putra-putrinya  ketika KBM melalui daring,” ujar Erlin.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan jenis pengabdian yang lolos dalam pendanaan pengabdian masyarakat tahun 2021 oleh Ristekbrin. Dia mengungkapkan, banyak tantangan dalam mengajar siswa SLB maka dari itu perlu pendekatan melalui peningkatan keterampilan guru dalam menggunakan media yang inovatif serta pendampingan dari sisi psikologis. ”pada Pengabdian ini ada peningkatan keterampilan mengunakan media dan juga penguatan secara psikologis yang bentuknya adalah penguatan motivasi,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan guru mampu meningkatkan keterampilan dalam mengelola materi yang lebih menarik dalam pelajaran daring. Selain itu agar kedepannya dapat membuat materi lebih variatif, dapat menyampaikan materi agar tidak membosankan, dan tujuan materi bisa tercapai pada anak berkebutuhan khusus. ”Yang kedua diharapkan baik guru maupun orang tua dapat termotivasi dalam mendampingi siswa belajar  daring,” tutupnya. (*/om1/ila)

Pendidikan