RADAR JOGJA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebelumnya menargetkan sekolah dan perkuliahan tatap muka dapat dibuka pada Juli 2021 atau awal semester kedua tahun ajaran 2020/2021. Meski demikian, perguruan tinggi (PT) di Jogjakarta masih menunggu kebijakan lebih lanjut.

Kepala Biro Akademik UNY Budi Takarina menjelaskan, perkuliahan offline akan mengikuti kebijakan dari Mendikbud dan Gubernur DIJ. Jika nantinya sekolah dimungkinkan akan memulai pembelajaran tatap muka pada Juli, UNY bisa memulainya pada September atau semester gasal 2021/2022. “Tentu dengan seizin Gubernur DIJ,” kata Budi Senin (22/3).

Menurut Budi, pembelajaran secara tatap muka akan dimulai dari tingkat SMA sederajat. Mengingat siswa dominan berasal dari Jogjakarta. Sedangkan untuk perkuliahan offline, masih dipertimbangkan karena mahasiswa yang berasal dari seluruh Indonesia. Tentu saja, hal ini akan lebih beresiko terhadap penularan Covid-19. “Semoga dengan mulainya vaksinasi penularan semakin kecil, sehingga semester depan bisa mulai offline,” harap Budi.

Nantinya, jika perkuliahan luring diterapkan, ada kemungkinan pembelajaran dilakukan dengan sistem daring-luring. Sembari menunggu regulasi akan jumlah mahasiswa yang diperbolehkan mengikuti luring.
Sebagaimana rencana awal, UNY sudah merancang pembelajaran blended untuk semester genap. Hanya saja, hal tersebut kembali diurungkan karena persebaran Covid-19 yang masih tinggi. “Jadi kembali full online. Sebelum pandemi Covid-19 UNY juga sudah menerapkan, jadi tidak masalah,” beber Budi.

Terpisah, Kasubag Kerjasama dan Humas
Universitas Pembagunan Nasional Veteran Yogyakarta (UPNVY), Marcus Kusnardijanto menuturkan pihaknya akan menerapkan perkhkiahan luring dan daring saat tahun ajaran baru. Nantinya, penerapan prokes akan diberlakukan dan mengacu pada kebijakan pemerintah. “Jumlah mahasiswa per kelas diberlalukan 50 persen. Seperti pada kelas praktikum, kuliah lapangan,” kata Marcus.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat UII Ratna Permata Sari mengaku, sampai saat ini UII masih menerapkan perkuliahan online. Untuk kuliah tatap muka pada semester ganjil, hanya diizinkan terbatas. Untuk mahasiswa yang melakukan praktikum di laboratorium. Untuk semester genap nantinya, UII masih akan mempertimbangkan kembali adanya kebijakan pemerintah terkait kuliah tatap muka. “Dan mengeluarkan Surat Edaran Rektor seperti semester-semester sebelumnya. Untuk semester ganjil akan berakhir pada Juli,” ungkap Ratna. (eno/bah)

Pendidikan