RADAR JOGJA – Poltekkes Kemenkes Yogyakarta (Polkesyo) akan menginjak usia ke-20 pada 16 April mendatang. Tahun ini Polkesyo mengusung Harmony for Charity.

Dimasa pandemi yang belum berakhir dan beberapa bencana alam yang terjadi, mendorong kampus Polkesyo untuk menggalang dana demi meringankan beban para korban. Berbagai rangkaian kegiatan diadakan secara online yang dibuka secara resmi pada Senin (1/3).

Wakil Direktur Bidang III Kemahasiswaan dan Kerjasama Iswanto menjelaskan,  Polkesyo merupakan Poltekkes terbaik di antara 38 poltekkes lain di bawah naungan Kemenkes. Hal ini tidak lain karena Pokesyo memiliki Pusat Unggulan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PUI) yang juga menyabet juara 1 se-nasional. “Kami masuk kategori peringkat 1,” jelasnya.

Wakil Direktur Bidang III Kemahasiswaan dan Kerjasama, Iswanto. (AHMAD SYARIFUDIN/RADAR JOGJA)

Iswanto menambahkan, “Dalam rangka menyambut  Dies Natalis, Polkesyo mengadakan berbagai acara diantaranya, seminar nasional maupun internasional ,pemilihan dosen dan mahasiswa berprestasi, serta berbagai lomba juga diadakan mulai dari lomba tari, stand up comedy, film pendek, cipta baca puisi, cipta penyanyi, tiktok, podcast, esai, dan khitanan massal di poliklinik pratama,”tambahnya.

Ketua BEM Polkesyo Cahyo Dwi Prakosa menuturkan,  berbagai ajang dilakukan secara online. Termasuk lomba tari, misalnya dimana peserta diminta mengirimkan video untuk dinilai dewan juri. Selain itu, ada pula lomba e-sport PUBG dan Mobile Legend yang diikuti oleh perwakilan dari tiap jurusan maupun kelompok lain di luar itu.

“Pada puncak acara kami tampilkan bintang tamu Guyon Waton pada 17 April,” katanya.

Konser amal ini sekaligus penganugerahan berbagai pemenang lomba-lomba yang telah diadakan. Penggalangan dana akan ditutup pada sehari sebelumnya.

Ia pun berharap mahasiswa dapat mengikuti berbagai lomba yang diadakan agar mereka dapat berkembang di luar akademis. “Di sini mahasiswa bisa menguji bakatnya sampai mana. Ketika sudah bisa menjuarai, bisa diajukan mewakili di tingkat nasional,” ujarnya. (*/asa/sky)

Pendidikan