RADAR JOGJA – Komisi II DPR RI telah menyetujui 9 calon anggota Ombudsman RI usulan Presiden Joko Widodo pada Kamis (28/1) lalu. Keputusan itu diambil setelah Komisi II melakukan uji kepatutan dan kelayakan terhadap 18 calon anggota sebelumnya.

Setelah itu 9 orang terpilih untuk menjadi anggota Ombudsman RI. Di antara 9 anggota Ombudsman RI tersebut, terpilih salah satu Dosen Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta (FH UAJY), yaitu Dr J. Widijantoro SH, MH.

Dalam prosesnya, Widijantoro mengaku sudah lama kenal lembaga ini secara formal dan sejak lembaga ini berdiri pada 2000-an. Oleh karena itu, dia sudah tidak asing dengan Lembaga Ombudsman RI baik dari segi institusi maupun fungsinya.

Ombudsman RI sendiri adalah lembaga Negara yang mempunyai kewenangan untuk mengawasi penyelenggaraan pelayanan public. ”Keberadaannya memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” ujar Widijantoro yang mengampu mata kuliah Perlindungan Konsumen di UAJY.

Keputusan mengikuti seleksi untuk menjadi anggota Ombudsman RI ini berawal dari pengalamannya yang pernah menjabat menjadi Ketua Lembaga Ombudsman Daerah Istimewa Jogjakarta (LO DIY) pada 2005-2008 pada saat awal LO DIY didirikan. Sebelumnya di tahun 2011, dia pernah mengikuti juga seleksi untuk menjadi anggota Ombudsman RI namun hanya sampai di tahap akhir.

Selanjutnya pada 2020, Widijantoro mencoba mengikuti seleksi lagi sejak bulan Juli–September 2020 yang sampai akhirnya lolos hingga terpilih menjadi anggota Ombudsman RI. Sejak Juli 2020 sudah ada publikasi untuk seleksi, dari seleksi administrasi ada sekian ratus orang yang mendaftar. Kemudian seleksi kembali dari sisi kompetensi, karena pandemi jadi prosesnya banyak yang daring.

”Selanjutnya tahap psikotest yang kompleks termasuk juga pemaparan makalah, bertahap sampai jadi 70 orang sampai 22 orang ada test wawancara sama test kesehatan. Lalu lolos 18 orang untuk masuk ke DPR untuk masuk ke test berikutnya yang nantinya disaring kembali menjadi 9 orang,” jelas Widijantoro.

Widijantoro berharap dengan terpilihnya menjadi anggota Ombudsman RI, dia dapat menginspirasi banyak orang dan civitas academica di UAJY serta mengharumkan nama almamater. Widijantoro merasa sangat bersyukur karena sejak awal ingin mengikuti seleksi ini, dia mendapat dukungan moral dari Dekanat FH UAJY serta Ketua Yayasan Slamet Rijadi Jogjakarta. Selain itu, Widijantoro juga berpesan kepada seluruh mahasiswa UAJY untuk terus belajar.

”Mahasiswa UAJY harus tetap belajar serta terus menekuni sesuatu hal hingga tuntas, karena apabila ditekuni akan menjadi expert di bidang tersebut,” pesan Widijantoro. (*/ila)

Pendidikan