RADAR JOGJA – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) IT Panti. Program ini ditujukan khusus untuk mitra panti asuhan di bawah persyarikatan Muhammadiyah dan Aisyah pada 16 Januari-15 Februari. Salah satu penekanan program ini agar anak panti asuhan dapat lebih melek digital.

Salah satu kelompok KKN yang saat ini menjalankan program menyasar Panti Asuhan Asy-Syifa di bawah bimbingan Arni Suwanti selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Panti Asuhan ini berada di Jogodayoh, Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul.

Bendahara KKN 002 Tuti Kurniawati menjelaskan, pengoptimalan media sosial dan website perlu dilakukan. Hal ini dilakukan agar masyarakat lebih mengenal panti asuhan.
Pada Jumat (12/2) mereka mendengarkan masukan apa saja teknologi informasi yang bisa dikembangkan. Anak panti asuhan bisa mulai mengembangkan kegiatan usaha.

“Kami memberdayakan panti asuhan dengan mengembangkan website panti, mengelola media sosial untuk promosi. Harapannya menarik banyak donatur untuk panti dan pondok,” jelasnya.

Sejak KKN resmi dimulai, pihaknya telah melaksanakan berbagai program. Termasuk di antara membuat konten, termasuk podcast. Sabtu (13/02) podcast sudah dijalankan dengan tema gerakan sosial Muhammadiyah bersama Ust. Azhar dan Ust. Endra. “Kalau website panti sudah ada hanya perlu dioptimalkan saja pengisian kontennya. Selain itu untuk instagram, facebook, dan youtube juga kami optimalkan,” jelasnya.

Dia pun memotivasi anak panti asuhan untuk berwirausaha. Salah satunya dengan memutarkan film yang bisa mendorong mereka memulai usaha sekalipun dengan modal terbatas. Ia berharap setelah keluar dari panti asuhan mereka bisa hidup mandiri dan tidak bergantung ke orang lain.
Selain itu, pihaknya juga melakukan pelatihan penanaman sayuran. Hal ini demi memanfaatkan lahan kosong agar bisa produktif. “Kami mencoba menanam tomat, cabe, sawi, terong. Dengan begitu lahan bisa produktif,” jelasnya. (*/asa/ila)

Pendidikan