RADAR JOGJA – Berbeda dengan sebelumnya, wisuda STMIK AKAKOM dilakukan dengan dua model sekaligus yaitu secara luring berprotokol kesehatan dan secara daring. Akan tetapi pelaksanaan wisuda dengan kebiasaan baru ini tidaklah menurunkan semangat para wisudawan. Hal ini ditunjukkan dari antusiasme dan peran seluruh wisudawan dalam mengikuti acara wisuda ini.

Ketua Panitia Pelaksana Emy Susanti, SKom, M.Cs mengatakan, kondisi pandemi saat ini telah mengharuskan untuk menyesuaikan dengan kebiasaan baru. Wisuda yang semula dilaksanakan dengan kebiasaan dan acara yang sangat meriah dan kompleks, maka kali ini dilaksanakan dengan lebih simpel dan dengan keterbatasan-keterbatasan.

”Rangkaian kegiatan wisuda telah dimulai sejak 18 November 2020, wisudawan dan pendamping harus melakukan tes rapid, sehingga dapat dipastikan seluruh peserta wisuda dalam keadaan sehat dan bebas dari Covid-19,” jelasnya.

Pelaksanaan rapid tes ini pada 18 -19 November 2020, panitia bekerja sama dengan Klinik Pratama Denkesyah 04.04.02. Jogjakarta. Kemudian kegiatan dilanjutkan tanggal 20 November 2020 dengan kegiatan pelepasan wisudawan dari prodi dan pembekalan dari ACC Kepuketan tiga yang dilaksanakan secara daring. Kemudian tanggal 21 November 2020 acara prosesi wisuda yang dilakukan secara luring berprotokol kesehatan dan daring dengan protokoler.

”Kegiatan wisuda luring ini diikuti oleh 200 wisudawan dan 200 pendamping. Pengaturan pelaksanaan wisuda ini dilakukan per shift dalam gedung dengan setiap shiftnya 40 wisudawan, sehingga terbentuk 5 kali shift pergantian peserta wisuda,” ungkapnya.

Ketua STMIK AKAKOM Ir Totok Suprawoto, MM, MT mengatakan, total jumlah wisuda periode semester ganjil dan genap TA 2019/2020 adalah 308 orang. Dari jumlah itu 200 peserta luring berprotokol kesehatan dan selebihnya mengikuti secara daring.

Peserta wisudawan merupakan gabungan dari 5 prodi yaitu Teknik Informasi, Sistem Informasi, Manajemen Informasi, Komputerisasi Akuntansi, Teknik Komputer. Jumlah wisudawan Cumlaude ada 41, serta yang terbaik ada 6.

”Bagi enam wisudawan terbaik mendapatkan penghargaan beasiswa dari BNI 46 Jogjakarta, serta bagi wisudawan cumlaude mendapatkan penghargaan dari Yayasan Widya Bhakti dan STMIK AKAKOM Jogjakarta. Hal ini merupakan bentuk penghargaan bagi wisudawan atas prestasinya yang telah diraih serta sebagai penyemangat bagi wisudawan untuk terus berprestasi,” tuturnya.

Hingga saat ini, STMIK AKAKOM telah meluluskan 10.757 orang alumni  yang  tersebar  di dalam maupun luar negeri. Ada yang bekerja sebagai PNS, BUMN dan perusahaan/industri yang bergerak dalam bidang Teknologi Informasi, maupun melanjutkan studi ke jenjang pendidikan lebih tinggi. Untuk menyalurkan lulusannya pada setiap periode wisuda, STMIK AKAKOM mengadakan kegiatan campus hiring bekerja sama dengan sejumlah industri/perusahaan nasional maupun multinasional dibidang teknologi informasi.

Pada yudisium semester gasal (wisuda periode April yang ditunda) terdapat 5 perusahaan yang melakukan campus hiring, yaitu PT Solusi Pembayaran Elektronik, PT Solusi Dua Empat Tujuh, PT Gamatechno Indonesia, PT GASI, dan PT AINO Indonesia. Sedang pada yudisium semester genap saat ini (wisuda periode Oktober), terdapat 4 perusahaan yang melakukan campus hiring, yaitu  PT Solusi Dua Empat Tujuh, PT Aino Indonesia, PT Indonesia Indicator Jakarta, dan PT Asuransi Sinarmas Jakarta.

”Saya mengucapkan selamat atas keberhasilan para mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikannya di kampus tercinta ini. Saya mohon maaf di tengah suasana pandemic yang belum berakhir ini, kegiatan wisuda semester gasal digabung dengan wisuda semester genap dalam suasana yang sangat terbatas demi menjaga kesehatan dan keselamatan kita semua,” ujarnya.

Harapanannya, ilmu dan bekal yang diperoleh selama mengikuti perkuliahan di STMIK Akakom, baik hard skill maupun soft skill bisa diterapkan dalam lingkungan pekerjaan. ”Baik yang akan bekerja di perusahaan/industri maupun menciptakan lapangan kerja sendiri, serta bisa menjadi dasar bagi yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi,” tuturnya.

Pada tahun ini, STMIK AKAKOM memasuki usianya yang ke-41, untuk itu disamping terus meningkatkan layanan yang terbaik kepada masyarakat STMIK AKAKOM berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia (SDM). Juga kurikulum serta proses pembelajaran dan fasilitas pendukungnya. Program peningkatan kualitas dosen khususnya terus ditingkatkan melalui peningkatkan kualifikasi jenjang pendidikan maupun jabatan fungsional. Setelah tahun akademik yang lalu, STMIK AKAKOM telah membuka program Magister Teknologi Informasi, dan saat ini sedang menyiapkan proses akreditasi. (sce/ila)

Pendidikan