RADAR JOGJA – Disdikpora DIJ memperbolehkan SMA/SMK mengadakan pembelajaran tatap muda secara terbatas. Ini khusus untuk praktikum. Meski begitu, harus mengikuti dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

”Serta sudah mendapatkan rekomendasi dari Satgas Covid-19 dari masing-masing kabupaten dan kota,” jelas Kasi Perencanaan dan Pendataan Pendidikn Disdipora DIJ Suci Rohmadi, Selasa (13/10).

Metode pembelajaran jarak jauh atau dengan sistem daring dinilai kurang relevan untuk uji kompentensi siswa terkait sertifikasi keterampilan sebagai syarat kelulusan bagi siswa SMK. Disdikpora DIJ telah memberikan surat edaran ke sekolah negeri dan swasta sejak beberapa pekan terakhir sesuai intruksi pemerintah pusat.

”Meski demikan pelaksanan tatap muka untuk praktikum ini secara terbatas dan harus menerapkan protokol kesehetan secara ketat,” tandasnya.

Dia mengatakan sekolah yang diperblehkan untuk mulai melakukan kegiatan tatap muka secara terbatas ini tidak dibatasi wilayah dan zona. Namun sekolah harus menjamin kondisi sarana dan prasarana yang memadai untuk penegakan disiplin protokol pencegahan Covid-19. Seperti menyediakan wastafel, pengukuran suhu tubuh, penggunaan masker serta membatasi kerumunan.

”Termasuk menyiapkan ruangan yang digunakan untuk pembelajaran,” jelasnya. (sky/ila)

Pendidikan